Portalika.com [SEMARANG] – Situs Tanah Miring atau yang dikenal sebagai Sitaring, sebuah potensi wisata alam dan budaya yang berlokasi di Dusun Buono, Desa Kemambang, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, kini memiliki wajah baru.
Melalui program kolaborasi, Sitaring dikembangkan menjadi Cafe Ekonomi Desa dengan kreasi menu khas berbasis olahan kopi kekinian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Tahun 2024, yang mengusung tema asli “Pengembangan Situs Tanah Miring (Sitaring) di Desa Wisata Kamambang Kabupaten Semarang menjadi Cafe Ekonomi Desa dengan Kreasi Menu berbasis Kopi dan Gula Aren.”
Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari dua perguruan tinggi, yaitu drh Siti Susanti, PhD (0005067805) – Universitas Diponegoro, Prof Hanifa Maher Denny, SKM, MPH, PhD (0002016905) – Universitas Diponegoro dan Nindita Erwanti (0611109301) – Universitas Ivet.
Inovasi Menu Kopi
Desa Kemambang, khususnya di kawasan Sitaring, menyimpan potensi keindahan alam yang memukau serta keanekaragaman budaya yang lestari. Tim pengabdian berfokus untuk mengembangkan kawasan ini menjadi kafe ekonomi desa yang lebih menarik.
Fokus utama kegiatan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola kafe dalam menciptakan menu-menu kopi baru (olahan kopi kekinian) dan berbagai variasi makanan/camilan baru.
Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kafe dan memberikan nilai tambah pada produk lokal, termasuk pemanfaatan gula aren sebagai pemanis khas.
Kepala Dusun Buono menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan, terutama karena kafe yang mereka kelola masih memiliki banyak kekurangan.
Pengelola Kafe Sitaring secara khusus mengapresiasi tim yang telah mengajarkan beberapa menu kopi baru dan makanan yang sebelumnya masih asing.
Pendampingan ini terbukti sangat membantu kafe Sitaring agar dapat beroperasi secara lebih optimal dan maju.
Sebagai hasil nyata dari pelaksanaan program kerja, Desa Wisata Sitaring mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari waktu ke waktu.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara potensi lokal dengan inovasi menu yang relevan dengan tren pasar mampu mendorong pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian ini terselenggara berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi TA 2024 Sesuai dengan nomor kontrak pelaksanaan kegiatan: 602-10/UN7.D2/PM/VI/2024. (*)
Editor: Triantotus












Komentar