Dukung Ketahanan pangan, Ratusan Siswa MAN Sukoharjo Belajar Tanam Hidroponik

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Sebanyak 200-an siswa mendukung ketahanan pangan pemerintah dengan belajar hidroponik di MAN Sukoharjo. Mereka antusias belajar dan media itu rencananya akan menjadi media belajar praktek langsung menanam tanaman sayur secara hidroponik, Senin, 14 April 2025.

Kepala MAN Sukoharjo, Wiyana, menjelaskan penguatan pembelajaran P5  kali ini mengambil subtema gaya hidup berkelanjutan.

banner 300x250

“Gaya hidup berkelanjutan ada bermacam-macam ya kita untuk yang khususnya kelas XI itu dengan tema hidroponik. Jadi tujuan kami memberikan bekal kepada anak-anak agar bisa memanfaatkan dan mempraktekkan di lingkungan masing-masing dengan menggunakan media yang ada,” ujarnya.

Baca juga: Puluhan Siswa SMP Al Abidin Belajar Edukasi Hidroponik

Menurutnya, siswa bisa menanam, memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia yang kecil tanpa harus menggunakan tanah tapi anak-anak bisa menanam dengan berbagai tanaman.

“Bisa sayur bisa melon atau bisa yang lainnya intinya itu bisa memberikan dampak positif memberikan bekal kepada anak-anak,” tandasnya.

Portalika.com/Naharudin

“Untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari dan sekaligus untuk menambah referensi ilmu pengetahuan yang mereka miliki ya begitu. Jadi di samping untuk memberikan kepada anak-anak dan juga merupakan program pemerintah berkaitan dengan ketahanan pangan itu kan dibutuhkan kepada semua elemen masyarakat termasuk diantaranya adalah pelajar saat ini,” katanya.

Sehingga para siswa bisa  mengaplikasikan di rumahnya masing masing. “Siswa juga bisa memberikan contoh kepada anggota keluarganya bagaimana cara menanam dan menyelesaikan ataupun menindaklanjuti proyek ataupun pelaksanaan program ketahanan pangan salah satu di antaranya dengan menanam berbagai tanaman dengan konsep hidroponik karena konsep hidroponik itu tanpa menggunakan tanah sehingga bisa dilaksanakan di mana saja. Mungkin di teras mungkin bisa di halaman yang kecil pun bisa tanah dimanfaatkan untuk hidroponik.”

Harapan kami, ujarnya, setelah diadakan edukasi ini anak-anak bisa menerapkan ilmu yang diterimanya melalui pelatihan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, bisa menunjang kebutuhan pangan di keluarga masing-masing.

“Jadi anak-anak itu bisa berkontribusi secara nyata dengan menggunakan media hidroponik. Para siswa mungkin bisa memanfaatkan galon bekas atau botol bekas atau kain-kain perca berkas karpet dan sebagainya,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan pemateri Saryadi. Dia menjelaskan, hidroponik ini  nanti akan bisa membantu keluarga dalam rangka memenuhi ketahanan pangan.

“Kegiatan P5 ini, pagi hari ini difokuskan pada budidaya menanam dengan hidroponik jadi lebih ditekankan kepada sistem cara menanam hidroponik,” katanya.

“Para siswa diharapkan setelah mengikuti kegiatan P5 ini bisa mempraktekkan ataupun bisa membuat hidroponik sederhana di rumah. Tujuan dari kegiatan ini di antaranya, pertama mengenalkan kepada anak-anak tentang budidaya menanam dengan cara hidroponik terus tujuan berikutnya anak-anak bisa  mempraktekkan menanam dengan cara hidroponik,” harapnya. (Naharudin)

Komentar