Portalika.com [SURAKARTA] – Pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai destinasi wisata terus diperkuat di Kota Surakarta. Salah satunya melalui Lomba Burung Berkicau Solo Kota Budaya 2026 yang digelar di Taman Balekambang, Minggu, 8 Februari 2026.
Event ini sekaligus menjadi salah satu event di tengah banyaknya kegiatan yang digelar menjelang Hari Jadi Kota Solo pada 17 Februari nanti.
Lomba Burung Berkicau Solo Kita Budaya 2026 dibuka Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani dengan pelepasan burung, sekaligus meninjau area perlombaan bersama panitia. Ajang tersebut diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Astrid menegaskan Taman Balekambang memiliki peran strategis sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi ganda, yakni ruang rekreasi publik dan destinasi wisata kota.
“Kami mendorong ruang terbuka hijau dimanfaatkan secara optimal melalui kegiatan komunitas yang tertata. Event seperti lomba burung berkicau ini mampu meningkatkan kunjungan wisata ke RTH sekaligus menggerakkan ekonomi di sekitarnya,” ujar Astrid.
Ia menambahkan, kehadiran peserta dan pengunjung dari luar daerah menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau dapat menjadi magnet wisata jika dikelola dan diisi dengan kegiatan yang konsisten.
“RTH tidak hanya soal ruang hijau, tetapi juga soal pengalaman wisata kota yang ramah dan mudah diakses masyarakat,” katanya.
Perlombaan mempertandingkan sejumlah kategori burung berkicau, antara lain murai batu, lovebird, cucak hijau, dan kacer. Penilaian dilakukan oleh juri tersertifikasi berdasarkan kualitas suara, variasi kicauan, durasi, serta ketenangan burung saat bertanding.
Selain lomba, kawasan Taman Balekambang juga diramaikan stan UMKM, pedagang kuliner, dan penjual perlengkapan burung. Pemerintah Kota Surakarta menilai kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan wisata berbasis ruang terbuka hijau di kota tersebut. (Ariyanto)












Komentar