Ganjar, Gibran Dan Gatot Ikuti Kirab Pusaka Mangkunegaran. Kirab Kebo Bule Keraton Kasunan Dilakukan Rabu Malam

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Ritual kirab pusaka Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah (Jateng) menyambut peringatan 1 Muharam atau 1 Sura, Selasa, 18 Juli 2023 malam diikuti sejumlah tokoh. Mereka di antaranya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, anggota DPR Aria Bima, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan sebagainya.

Ada yang menarik pada kirab pusaka yang dimulai kira-kira pukul 19.00 WIB tersebut. Pasalnya calon presiden RI dari PDIP, Ganjar Pranowo yang banyak mendapat perhatian warga saat mengikuti kirab mendadak “hilang”.

banner 300x250

“Tadi dari jauh seperti ada Pak Ganjar [Pranowo] ikut kirab, kok setelah rombongan dekat Pak Ganjar tiba-tiba ‘hilang’,” ujar sejumlah warga yang berdiri di tepi jalan yang dilalui kirab pusaka Pura Mangkunegaran.

Baca juga: Don Muzakir Blusukan di Pasar Kota Wonogiri sebelum Lantik DPC Papera Kabupaten Wonogiri

Usut punya usut ternyata Ganjar yang mengkuti kirab hingga kira-kira seperempat perjalanan, sesampai di barat Pura Mangkunegaran atau Jalan Kartini langsung belok kanan. Ganjar beserta beberapa peserta lainnya tak meneruskan mengikuti kirab. Mereka kembali masuk ke Pura Mangkunegaran melalui pintu gerbang sebelah barat.

Putra pertama Mangkunegara IX, GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara sebagai cucuk lampah kirab pusaka Pura Mangkunegaran berhenti sejenak merapatkan barisan sesampai di barat kompleks Pura Mangkunegara, Solo, Jateng, Selasa, 18 Juli 2023 malam. (Portalika.com/Iskandar)

Akibatnya sejumlah jurnalis dan fotografer lainnya yang ingin mengabadikan Ganjar sempat bingung. Sebab mereka yang semula berjalan cepat di depan mendahului Ganjar agar bisa mengambil gambar dengan baik, mendadak kehilangan objek bidikannya.

Sadar bidikannya tak tampak, para jurnalis dan fotografer tersebut berlarian mengejar Ganjar yang berjalan cepat masuk kembali ke Pura Mangkunegaran melalui pintu gerbang pura sisi barat. “Wah kacau-kacau,” ujar sejumlah pemburu foto dan gambar video sambil berlarian mengejar rombongan Ganjar.

Sementara itu jalannya kirab pusaka kemarin berlangsung khidmad. Ratusan orang mengikuti kirab pusaka Selasa malam itu dipimpin putra pertama Mangkunegara IX, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Jiwa Suryanegara sebagai cucuk lampah atau yang memimpin dan berjalan paling depan.

Sejumlah pusaka Pura Mangkunegaran, Solo, Jateng yang akan dikirab diusung melintas di Pendapa Ageng Pura Mankunegaran, Selasa, 18 Juli 2023 malam. (Portalika.com/Iskandar)

Berdasar pengamatan, kirab Selasa malam itu diikuti keluarga inti, kerabat keluarga, abdi dalem, serta tamu undangan. Prosesi kirab dimulai dari Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, keluar berjalan ke barat mengelilingi tembok Pura berjalan searah jarum jam.

Selama kirab, para peserta putra-putri yang mengenakan pakaian atas hitam ini berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Mereka juga melakukan tapa mbisu alias dilarang berbicara.

Menurut Pengageng Wedana Satria Pura Mangkunegaran, KRMT Lilik Priarso, tapa mbisu yang diwajibkan bagi para peserta kirab tersebut diharapkan bisa menjadi suatu bentuk perenungan diri atau introspeksi.

Di sisi lain salah seorang warga Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar Jateng, Widodo, 59, menilai kirab pusaka kali ini lebih banyak pesertanya. “Sekarang corona kan sudah jauh reda, mungkin ini yang menyebabkan pengunjung yang melihat kirab lebih banyak dibanding sebelum corona lalu,” papar dia.

Lebih lanjut diperoleh informasi, untuk kirab pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat termasuk kerbau bulenya dalam peringatan 1 Sura dijadwalkan digelar Rabu malam ini. (Iskandar)

Komentar