Gibran: Pembicaraan Saya Dengan Mbak Puan Rahasia….

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka kini menjadi salah satu tokoh politik yang banyak disorot publik. Putra sulung Presiden Republik Indonesia ini mengungkapkan, pertemuan dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Solo beberapa waktu lalu membicarakan berbagai hal.

“Pembicaraan saya dengan Mbak Puan itu rahasia. Rahasia sekali,” ungkap dia ketika menjawab pertanyaan wartawan saat dicegat seusai menghadiri konferensi pers pergelaran seni budaya bertajuk Persembahan dari Solo kerja bareng Pemkot Solo dan Shopee Indonesia di rumah dinas Walikota, Loji Gandrung, Solo, Jateng, Senin (4/9/2023).

banner 336x280

Saat ditanya adanya komunikasi dengan sosok Yeni Wahid yang juga masuk radar PDIP sebagai salah satu calon wakil presiden (Cawapres), dia mengaku belum ada komunikasi intens. Namun dia mengutarakan Yeni Wahid dinilai sebagai sosok yang bisa diterima di semua kubu atau koalisi.

Baca juga: Gibran Jadi Bintang Di Jalan Sehat PDIP Surakarta

“Beliau kan basis massanya besar juga terutama basis NU [Nahdlatul Ulama-red),” ujar dia kepada para jurnalis dan berbagai media lainnya yang mengerubuti.

Menyinggung dirinya yang dikatakan Puan masuk radar PDIP menjadi salah satu Cawapres pendamping Capres Ganjar Pranowo, sekalipun Mahkamah Konstitusi (MK) belum menetapkan keputusan batas usia minimal Cawapres, Gibran berkelit.

“Enggak lah saya bukan siapa-siapa. Nanti kalau [saya jadi Cawapres] kalah piye [bagaimana]? Nek ana aku engko malah kalah, ora sah [Kalau ada saya menjadi Cawapres nanti malah kalah, lebih baik tidak usah],” kata dia yang baru saja tiba dari Semarang menghadiri acara perpisahan Ganjar menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Gubernur Jateng pada Selasa (5/9/2023).

Lebih lanjut dia mengaku tak yakin MK akan mengabulkan gugatan pasal 169 huruf Q UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu terkait batas usia Capres-Cawapres minimal 40 tahun menjadi 35 tahun yang kini putusannya banyak ditunggu-tunggu itu.

“Emangnya dikabulkan? Kan belum tentu. Ketoke ora dikabulke [kelihatannya tidak dikabulkan],” kata Gibran sambil kembali menambahkan dia tak tahu pasti gugatan itu bisa dikabulkan atau tidak karena dia mengaku bukan dukun.

Kembali saat ditanya dirinya ketika bertemu dengan Puan di Solo beberapa waktu lalu dirinya membenarkan membicarakan soal politik. Karena Puan yang dinilai seniornya di PDIP dan dia berada satu mobil dengan putra Megawati Soekarnoputri itu saat di Solo maka dia mengaku wajib membicarakan politik yang kini suhunya semakin menghangat tersebut. (Iskandar)

Komentar