Jusuf Kalla Tinjau Lokasi Bencana di Aceh Utara, PMI Salurkan 500 Ton Beras dan Bantuan Pendidikan

banner 468x60

Portalika.com [ACEH UTARA] – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), HM Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja ke Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 12 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen PMI untuk tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat lokal agar mampu bangkit dan membangun kembali kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan pascabencana.

banner 300x250

Dalam kegiatan itu, Jusuf Kalla bersama jajaran pengurus PMI menyerahkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar, di antaranya 500 ton beras, satu juta buku tulis, serta 500 ribu pulpen yang diperuntukkan bagi sekolah dan para siswa di wilayah terdampak.

Selain bantuan pendidikan, PMI juga menyalurkan berbagai perlengkapan kebutuhan dasar berupa family kit, hygiene kit, baby kit, alat kebersihan, dignity kit, serta school kit guna menunjang aktivitas belajar anak-anak dan pemulihan kehidupan keluarga.

Tidak hanya menyentuh aspek fisik dan pendidikan, PMI bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) turut mendistribusikan Alquran dan buku Iqro sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan spiritual dan pemulihan psikososial masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Jusuf Kalla kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan disaksikan unsur Forkopimda Aceh, Sekretaris PMI Provinsi Aceh, Salmawati, SE, MM, serta pengurus PMI kabupaten dan kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menekankan pentingnya komunikasi sebagai fondasi utama dalam membangun kerja sama dan perdamaian, seraya mengenang proses perdamaian Aceh pada 2005 silam.

“Yang pertama adalah siapa yang bisa diajak berkomunikasi. Komunikasi yang baik adalah kunci terciptanya perdamaian dan kerja sama,” ujar Jusuf Kalla.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan dan jajaran PMI yang telah bekerja sejak hari pertama bencana terjadi, memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan terima kasih atas kontribusi besar Jusuf Kalla dalam sejarah perdamaian Aceh serta kepedulian PMI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berkomitmen menjaga perdamaian ini agar tetap lestari dan menjadi landasan pembangunan Aceh ke depan,” katanya.

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus, staf, dan relawan PMI yang telah siaga sejak awal masa tanggap darurat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara PMI dan pemerintah daerah dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Selain distribusi bantuan logistik, PMI juga terus menjalankan berbagai layanan penting lainnya, seperti penyediaan air bersih, layanan kesehatan, dukungan psikososial, promosi kesehatan, pemulihan hubungan keluarga, serta pembersihan lingkungan.

Seluruh program tersebut diarahkan untuk mewujudkan masyarakat dan desa yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana di masa mendatang.

“Dalam menangani dampak bencana, semua elemen masyarakat harus bersatu dan terlibat aktif demi masa depan Aceh yang lebih baik,” tegas Jusuf Kalla.

PMI bersama para mitra kemanusiaan menyatakan akan terus mendampingi masyarakat Aceh hingga proses pemulihan berjalan optimal dan kehidupan warga kembali normal. (Tarmin)

Komentar