Kandaskan Kapal Nelayan, Sedimentasi Dermaga PPP Asemdoyong Dikeruk, Anggaran Rp32 Miliar

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengecek proyek pengerukan muara dan dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Kamis, 5 Juni 2025. Total nilai anggaran untuk pengerukan sedimentasi dan pembuatan breakwater mencapai Rp32 miliar.

“Asemdoyong ini kan urat nadi para nelayan kita. Dulu saat saya datang ke sini, pendangkalan muaranya besar sekali. Mau tidak mau kita lakukan revitalisasi dengan kita keruk. Kapal-kapal nelayan kita tidak akan lagi tersangkut,” kata Ahmad Luthfi di lokasi.

banner 300x250

Kondisi Muara PPP Asemdoyong sering dikeluhkan para nelayan. Sedimentasi di area dermaga, alur pelayaran dan muara Sungai Elon mencapai 68.489 m³, sehingga mengganggu aktivitas keluar-masuk kapal dan membahayakan nelayan.

Breakwater eksisting sepanjang 80 meter sudah rusak, sehingga tidak memadai untuk menanggulangi gelombang dan sedimentasi dari laut.

“Keluhan mereka karena adanya pendangkalan muara. Biasanya kapal susah masuk dan mengakibatkan kerusakan karena sering kandas, sehingga menghambat laju keluar-masuknya kapal,” ungkap Ahmad Luthfi.

Dengan revitalisasi yang dilakukan, lanjutnya, nelayan akan lebih gampang keluar masukkan kapal ke dermaga.

Luthfi menjelaskan pekerjaan pada 2025 ini meliputi pembangunan breakwater sisi Timur (Batu Bolder & Tetrapod) sepanjang 220 meter senilaiRp 4,65 Miliar dan pengerukan muara Sungai Elon dan kolam pelabuhan dengan volume 30.571 m³ senilai Rp2,9 Miliar.

Pekerjaan dimulai 5 Juni 2025 dengan target selama 150 hari. “Target 150 hari, anggarannya tahap pertama ini Rp7, 55 miliar. Nanti bertahap sampai Rp30-an miliar khusus untuk warga,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, aktivitas kapal di PPP Asemdoyong mencapai 1.447 unit. Komoditas ikan tangkap di wilayah tersebut meliputi teri, tembang, kuniran, beloso dan petek. Produksi ikan tangkap mencapai 1.115,75 ton dengan nilai Rp111,9 miliar.

Pendapatan asli daerah dari PPP Asemdoyong mencapai Rp129,5 miliar dengan capaian 130,83% dari target Rp99 juta lebih.

Para nelayan di PPP Asemdoyong meluapkan kegembiraannya. Mereka berterima kasih karena Gubernur Ahmad Luthfi benar-benar memenuhi janjinya untuk datang kembali ke PPP Asemdoyong.

“Itu yang diharapkan nelayan. Sedimentasi dikeruk, muara didalamkan lagi. Banyak baling-baling kapal nelayan rusak karena kedalamannya terlalu dangkal,” ujar Siswandi, tokoh nelayan Asemdoyong.

Ia berharap, penanganan di PPP Asemdoyong terus dilakukan agar anak-cucu dan generasi muda nelayan masih dapat beraktivitas dengan baik.

Kene-kene, ayo foto bareng. Senyum tho,” kata Ahmad Luthfi menanggapi ajakan para nelayan. (*)

Editor: Triantotus

Komentar