Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tim 56 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, menghadirkan inovasi untuk mengangkat potensi wisata Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Klaten, melalui program revitalisasi kolam ikan terapi Lokamerta. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Tim 56 terdiri dari Tsaqif Zain Khan Bhadrika (Teknik Elektro), Yaqub Zakynanda Sutardi (Manajemen Sumberdaya Perairan), Anindita Maharani (Matematika), Niken Ayu Suryowati (Akuntansi), Dustin Irbefijano (Ilmu Komunikasi), Tsaniya Rosma Putri (Kedokteran), Tsari Alfyani Sufyan (Matematika), dan Aulia Nafa Septianisa (Antropologi Sosial)
Rangkaian program kerja KKN Undip 56 difokuskan pada beberapa aspek revitalisasi. Dilakukan sentuhan pembaruan pada kolam ikan yang sudah ada sebelumnya menjadi kolam ikan terapi yang lebih nyaman, aman, dan menarik bagi pengunjung.
Peningkatan fasilitas dimulai dengan pembangunan atap tempat duduk dan pembuatan dudukan pengunjung untuk menciptakan area istirahat yang nyaman. Dari sisi kualitas air, tim KKN merancang dan membuat sendiri alat monitoring suhu air serta otomatisasi pompa filtrasi untuk memantau kondisi air secara berkala.
Sementara untuk aspek estetika dan identitas, dibuat spot foto tulisan “Lokamerta” berbahan galvanis yang diharapkan menjadi ikon baru bagi wisatawan.
Tidak hanya fokus pada estetika, tim juga melakukan seleksi jenis ikan terapi yang memenuhi standar kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kesehatan ikan. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan ikan, disusun pedoman kolam terapi ikan berbasis prinsip animal welfare yang mencakup indikator ikan sehat, kriteria kualitas air yang ideal, serta peraturan penunjang untuk mencapai animal welfare.
Kesadaran akan kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Tim KKN menyiapkan materi edukasi mengenai zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia, yang dituangkan dalam poster informatif berisi kelompok rentan, risiko penularan di kolam terapi ikan, langkah kebersihan diri sebelum dan sesudah terapi, serta standar perawatan kolam untuk mencegah penyebaran penyakit.
Menurut salah satu anggota KKN Undip 56, Zain, revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik tampilan kolam, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta edukasi bagi pengunjung.
“Kami ingin Lokamerta menjadi wisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengedepankan kesehatan dan keberlanjutan,” ujarnya.
Dengan revitalisasi ini, KKN Undip 56 berharap kolam ikan terapi Lokamerta dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan, sekaligus memperkuat identitas Desa Tirtomarto sebagai destinasi wisata edukatif dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Klaten. (*)
Penulis: Mahasiswa KKN Tim 56 Undip
Editor: Triantotus












Komentar