Lewat Hibah PISN Kemendiktisainstek 2025, Tim ISI Surakarta Kenalkan Wayang Kulit Kolaborasi Animasi Kepada Anak Muda

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Aula sekolah sebagai lokasi pementasan tampak penuh siswa yang duduk diatas karet hijau. Mereka melihat pentas wayang dengan lakon Babad Alas Wanamarta oleh kidalang Tri Haryoko dari Sanggar Omah Wayang Mas Kamto.

Pentas wayang itu menjadi kegiatan implementasi hibah Program Inovatif Seni Nusantara (PISN) Kemendiktisaintek Tahun 2025. Ssekitar 300-an siswa dari SMK Binawiyata Karangmalang, Sragen kelas X dan XI melihat pementasan wayang kulit yang berlangsung Rabu, 12 Nopember 2025.

banner 300x250

Pentas wayang dikolaborasikan dengan media animasi. Siswa selain menonton langsung, ada sekitar 200-an siswa yang ikut melihat di 17 ruang kelas melalui layar televisi.

Menurut Mas’ud Rama Dinata, siswa kelas XI, Jurusan Teknik Otomasi Industri merasa suka dengan tontonan wayang ini. Dia berharap kegiaini bisa rutin diselenggarakan.

Kegiatan ini sebagai pelaksanaan hibah PISN yang berjudul Optimalisasi Seni Tradisi Wayang Kulit Melalui Pertunjukkan Kolaborasi Animasi dan Media Promosi Berbasis Multimedia.

Mewakili dari mitra Sanggar Omah Wayang Mas Kamto, Tri Haryoko, SSn sebagai dalang mengungkapkan sangat berterima kasih atas kegiatan kolaboratif sehingga menjadi salah satu alternatif dan solusi dalam melestarikan wayang kulit kedepannya.

Lebih seru, pertunjukan ini diawali oleh dua dalang cilik, yakni Sanggit Nyataraharja, 9, siswa kelas IV SD Kristen Banjarsari Surakarta dan Radheya Shri Raharja, 4 baru masuk PAUD.

Basnendar Herry Prilosadoso selaku ketua tim hibah PISN ISI Surakarta menjelaskan bahwa pementasan wayang kulit ini atas kerjasama Kemendiktisaintek, ISI Surakarta, Sanggar Omah Wayang Mas Kamto, dan pihak SMK Binawiyata Karangmalang Sragen sebagai lokasi kegiatan.

Basnendar menyatakan kolaborasi wayang dengan multimedia ditujukan sebagai upaya mengenalkan wayang kulit kepada generasi muda, selain itu sebagai media alternatif dengan karakter wayang yang dirancang dekat selera dan segmentasi anak muda.

Disel-sela pementasan, Kepala SMK Binawiyata Karangmalang, Sragen, Drs Saimin, MM, MH sangat mengapresiasi terlaksananya pementasan ini, dimana siswa akan lebih mengenal dan menikmati seni tradisi adi luhung ini. Selain itu, adanya keterlibatan siswa ikut interaktif menjadi bagian dari pentas ini, seperti menari, memainkan gamelan, dan aktivitas lainnya menjadi sesuatu yang menarik dan membanggakan bagi sekolah. (*)

Editor: Triantotus

Komentar