Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Memberikan Site Plan Pekarangan Kakao Dan Booklet Untuk Desa Kopen, Wonogiri

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Guna mengobarkan semangat untuk mewujudkan desa coklat di Desa Kopen, Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB memberikan Site Plan Pekarangan Kakao beserta booklet untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Program SIAP KAK (Site Plan Pekarangan Kakao) merupakan salah satu program kerja unggulan dari kelompok Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Kopen 2024 yang beranggotakan Sayo Nicky Sae, Jasmine Putri Aliva, Vincent Trinity Mumu, Yasmin Khalisha Rahmadianti, Muhammad Naufal Daffa Salim, Rasikhah Ula Qurrota Aina, Lintang Jayatalenta Pudjiyono dan Wiwik Susanti.

banner 300x250

Program kerja ini terbagi menjadi dua rangkaian. Rangkaian pertama adalah pembuatan site plan beserta booklet yang juga mencantumkan analisis peningkatan perekonomian masyarakat Desa Kopen. Kemudian rangkaian kedua adalah sosialisasi kepada Perangkat Desa Kopen, Ibu-ibu PKK Desa Kopen, dan Kelompok Tani Kakao Desa Kopen.

Baca juga: Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Dorong Kemajuan Ekonomi Desa Ngambarsari Dengan Transformasi Digital Bagi UMKM Lokal

Tujuan dari program kerja ini adalah untuk meningkatkan motivasi masyarakat Desa Kopen untuk membudidayakan tanaman kakao di pekarangannya masing-masing, mengingat se-linear dengan program unggulan Pemerintah Desa Kopen, yakni mewujudkan Desa Kopen menjadi desa coklat.

Pembuatan site plan dan booklet dilaksanakan pada tanggal 8-15 Juli 2024. Kemudian pada tanggal 16 Juli 2024 dilaksanakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman secara mendalam tentang Site Plan Pekarangan Kakao yang diselenggarakan di GOR Balaidesa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Portalika.com/Ist

“Selain pohon kakao, pada site plan terdapat pohon pelindung, pohon hias, tanaman tumpang sari, semak hias, serta tanaman sayur dan bumbu. Jadi selagi Bapak-Ibu menunggu pohon kakao berbuah, Bapak-Ibu dapat merasakan manfaat dari tanaman yang lainnya juga, baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual dan menjadi sumber pendapatan agar meningkatkan perekonomian,” terang Jasmine Putri Aliva, Mahasiswa Arsitektur Lanskap IPB, pada saat sosialisasi, 16 Juli 2024.

Wiwik Susanti, mahasiswa Sekolah Bisnis IPB juga menjelaskan perhitungan keuntungan yang akan diperoleh jika masyarakat Desa Kopen mengimplementasikan Site Plan Pekarangan Kakao sesuai dengan booklet pada masing-masing pekarangan.

“Adik-adik mahasiswa KKN IPB telah membawakan program Site Plan Pekarangan Kakao ini dan dijelaskan manfaatnya dengan jelas, nggih. Oleh karena itu, mari panjenengan semua, mari kita semua, lebih semangat lagi menanam kakao, nggih. Untuk mewujudkan Desa Kopen sebagai desa coklat.” ujar Sarto AMaPd, Kepala Desa Kopen.

Portalika.com/Ist

Hasil output dari program ini adalah site plan yang telah dibingkai serta booklet yang tersedia secara soft copy dan hard copy. Soft copy disebarkan melalui grup WhatsApp masyarakat Desa Kopen, kemudian site plan yang telah dibingkai dan hard copy diserahkan ke Pemerintah Desa Kopen.

Harapannya dengan dijalankan program Site Plan Pekarangan Kakao ini, masyarakat Desa Kopen dapat memahami secara utuh booklet yang telah diberikan dan dapat merealisasikan pada pekarangannya masing-masing. (*)

Penulis: Sayo Nicky Sae, Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Desa Kopen 2024
Editor: Triantotus

Komentar