Portalika.com [KLATEN] – Di tengah ketatnya persaingan bisnis, branding menjadi kunci sukses bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bahkan di tingkat desa. Menyasar tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Khoirul Yazid Sukron Nawawi, menggagas program inovatif. Ia membantu pelaku UMKM di Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Klaten, dengan Program Pengembangan Branding UMKM Lokal melalui Pembuatan Banner Berbasis Desain Digital. Inisiatif ini bertujuan agar produk lokal memiliki identitas visual yang lebih profesional dan menarik di mata konsumen.
Banner merupakan citra awal sebuah usaha yang sering kali menjadi penentu kesan pertama. Tampilan yang rapi, menarik, dan konsisten dapat memberikan kesan terpercaya dan membuat pelanggan lebih mudah mengingat produk. Memahami hal ini, Khoirul Yazid tidak hanya membuatkan desain secara sepihak, tetapi juga melibatkan diskusi langsung dengan pemilik usaha. Langkah ini penting untuk memastikan desain yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan karakter dan ciri khas dari masing-masing brand.
Proses pendampingan yang diberikan sangat komprehensif. Mulai dari penggunaan aplikasi desain digital, pemilihan nama brand, penentuan skema warna, hingga pemilihan jenis font yang sesuai. Pendampingan ini diakhiri dengan tahap pemasangan banner di lokasi usaha. Dengan cara ini, banner yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga mampu menampilkan identitas unik dari setiap UMKM, memberikan nilai tambah yang signifikan.
Para pelaku usaha menyambut baik program ini. Mereka mengaku senang karena banner yang mereka miliki kini terlihat lebih modern dan sesuai dengan identitas brand yang mereka impikan. “Banner ini membuat usaha saya terlihat lebih profesional,” ujar salah satu pemilik UMKM. Hal ini membuktikan bahwa sentuhan kreatif dengan teknologi digital dapat memberikan dampak besar pada daya saing UMKM desa.
Secara keseluruhan, program pembuatan banner berbasis desain digital ini menjadi bukti nyata bahwa langkah sederhana dengan pendampingan yang tepat dapat memberikan dampak positif dan signifikan bagi UMKM. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak UMKM desa yang memiliki media promosi efektif dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui digitalisasi.












Komentar