Majukan Rowoboni: Mahasiswa Dorong Pengembangan Industri Halal Berbasis Pangan dan Kerajinan

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Desa Rowoboni, Kabupaten Semarang, menjadi fokus program Pengembangan Industri Halal Berbasis Produk Pangan dan Kerajinan Tangan di Desa Rowoboni Kabupaten Semarang Melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional yang bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi lokal berbasis sertifikasi halal.

banner 300x250

Acara pameran seperti paralayang Telomoyo dan UMKM Expo Rowoboni menjadi panggung bagi produk-produk unggulan desa, di antaranya Ebon Craft: UMKM yang menciptakan berbagai macam kerajinan tangan menarik dari akar eceng gondok dan Wadi Ra: Wadah bagi berbagai UMKM pangan khas Rowoboni yang menyajikan olahan seperti keripik, wajik, dan berbagai makanan ringan lainnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini digagas dan dilaksanakan oleh tim dosen multidisiplin yakni Darwanto, SE, MSi, MSy (NIDN 0011087807) – Universitas Diponegoro, Ir Kustopo Budiraharjo, MP (NIDN 0021116501) – Universitas Diponegoro dan Dr Heri Prabowo, SE, MM (NIDN 0625077905) – Universitas PGRI Semarang.

Program ini berfokus pada dua sektor utama yaitu produk pangan dan kerajinan tangan. Mahasiswa memberikan pendampingan yang tidak hanya menyentuh aspek produksi, tetapi juga manajemen dan pemasaran.

Beberapa kegiatan inti yang dilakukan meliputi;

  • Peningkatan kualitas pangan: Salah satu UMKM pangan, melalui perwakilan, mengucapkan terima kasih atas pelatihan yang diberikan. Mereka merasa terbantu untuk meningkatkan kualitas produksi dan standarisasi rasa, yang sangat penting untuk sertifikasi pangan halal.
  • Desain dan Infrastruktur: Dalam program monodisiplin dan multidisiplin, mahasiswa merancang desain dan merealisasikan pembangunan infrastruktur penunjang, seperti pembuatan meja, kursi, dan rak display yang digunakan untuk pameran atau toko UMKM.
  • Pengembangan Kerajinan: Memberikan pelatihan pembuatan kerajinan tangan kepada ibu-ibu, yang merupakan langkah awal dalam mengembangkan sektor kerajinan lokal.

Dampak dan Apresiasi
Hasil dari kegiatan KKN tematik ini sangat berkesan dan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Rowoboni. Pihak desa menyampaikan apresiasi, terutama terkait pengembangan UMKM dan desain-desain konsep desa wisata untuk Rowoboni di tahun-tahun mendatang.

Para pelaku UMKM juga merasa berterima kasih atas dukungan yang telah diselenggarakan, berharap kegiatan ini dapat terus bermanfaat bagi masyarakat Rowoboni dan sekitarnya.

Kegiatan pengabdian ini terselenggara berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi TA 2024 sesuai dengan nomor kontrak pelaksanaan kegiatan: 602-07/UN7.D2/PM/VI/2024. (*)
Editor: Triantotus

Komentar