Membentuk Generasi Muda Wirausaha Sejak Dini: Hasil KKN Di SDN 3 Randusari

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri telah menebar semangat kewirausahaan di kalangan siswa-siswi sekolah dasar, terutama kelas V dan VI di SDN 3 Randusari.

Kegiatan itu dilaksanakan Ana Lathifah, mahasiswa jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Unisri Surakarta. Dia menyatakan melalui berbagai program yang dirancang, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang kreatif, mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.

banner 300x250

Menurutnya, kegiatan sosialisasi kewirausahaan disambut antusias oleh siswa-siswi SDN 3 Randusari. “Mereka terlihat sangat bersemangat dalam mengikuti setiap sesi. Hal ini menunjukkan bahwa minat dan potensi untuk berwirausaha sudah mulai tumbuh sejak usia dini,” ujarnya.

Baca juga: Sosialisasi Anti-Bullying Di SMP Negeri 1 Slogohimo, Membangun Lingkungan Sekolah Aman Dan Nyaman

Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan pembuatan produk sederhana dan simulasi berjualan, siswa diajak untuk berpikir kreatif dan mandiri serta membangun Indonesia yang lebih baik yaitu dengan mencetak generasi muda yang berwirausaha.

“Kita turut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan mandiri, kewirausahaan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi tantangan global seperti persaingan yang semakin ketat dan perubahan teknologi yang cepat,” katanya.

Portalika.com/Ist

Menurutnya, kegiatan kewirausahaan dapat membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan dan pelestarian lingkungan.

“Melalui KKN, kami ingin menanamkan benih-benih kewirausahaan sejak dini agar siswa SDN 3 Randusari dapat menjadi generasi penerus yang kreatif dan mandiri,” tandas Ana.

Menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang sangat bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat. Dengan membekali anak-anak dengan keterampilan kewirausahaan, kita telah mempersiapkan mereka untuk menjadi generasi penerus yang mandiri, kreatif dan inovatif.

Meskipun program ini berjalan dengan lancar, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan waktu, sumber daya dan dukungan dari pihak sekolah. Namun, Ana optimis bahwa dengan kerja sama yang baik antara pihak kampus, sekolah dan masyarakat, program ini dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan. (Heris)

Komentar