Portalika.com [KLATEN] – Program “Menabung Ceria” hadir di SD Negeri 2 Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, untuk mengenalkan literasi keuangan kepada anak-anak sejak dini. Diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 62, kegiatan ini berlangsung pada 26 Juli 2025 dan menyasar siswa kelas 4 hingga 6. Dipimpin oleh Farryl Febian Aroran di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Hudi Kurniawanto, S.E., M.M., program ini mengajarkan konsep menabung dan investasi dengan pendekatan yang menyenangkan.
Kegiatan ini dirancang interaktif dengan metode seperti permainan simulasi menabung, kuis, dan cerita anak, serta pembuatan celengan DIY dari botol bekas. “Kami ingin anak-anak belajar menabung sambil bersenang-senang, sekaligus memahami pentingnya daur ulang,” ujar Farryl Febian Aroran, koordinator program.

strategi literasi keuangan
edukasi lingkungan sekolah. (Foto: Dok.)
Pendekatan ini membuat materi mudah dipahami, sekaligus membangun kesadaran akan pengelolaan keuangan dan lingkungan. Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan. Seorang siswa kelas 5 berkata, “Program ini sangat seru! Aku jadi ingin menabung setiap hari biar nanti bisa beli sesuatu yang aku mau.” Dukungan dari guru dan kepala sekolah juga menjadi kunci keberhasilan, membantu tim KKN mengatasi tantangan dalam menyampaikan materi kepada anak-anak.
Menurut data OJK, literasi keuangan anak usia dini meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan finansial hingga 30% di masa depan. Meski berlatar belakang non-kependidikan, tim KKN berhasil menciptakan suasana belajar yang efektif. “Mengajar anak-anak mengajarkan kami tentang kesabaran dan kreativitas,” kata Farryl.
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengelola dinamika kelas dan komunikasi efektif. “Menabung Ceria” diharapkan menjadi langkah awal menumbuhkan kesadaran finansial di kalangan anak-anak pedesaan.
Dengan kebiasaan menabung yang ditanamkan sejak dini, program ini berupaya membentuk generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial. Keberhasilan kegiatan ini juga membuka peluang replikasi di sekolah lain di Klaten untuk memperluas dampak literasi keuangan.
Penulis: Farryl Febian Aroran, mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 62












Komentar