SAKURA Hadir di Desa Beteng: Transformasi Digital Pelayanan Kependudukan yang Mudah dan Cepat

Inovasi KKN Unisri Dukung GISA untuk Tingkatkan Kesadaran Administrasi Kependudukan

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Pelayanan administrasi kependudukan di Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, kini memasuki era baru dengan optimalisasi layanan daring melalui platform SAKURA (Sistem Layanan Administrasi Kependudukan dalam Jaringan).

Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Kelompok 03, mahasiswa bersama pemerintah desa menghadirkan inovasi berupa X Banner dan pamflet informatif untuk mempermudah warga mengakses layanan kependudukan, baik secara langsung maupun online.

banner 300x250
Banner dan pamflet informatif tentang SAKURA dipajang di Balai Desa Beteng untuk edukasi warga tentang layanan kependudukan daring. (Foto: Dok.)

Kegiatan ini, yang berlangsung pada 28 Juli 2025, sejalan dengan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang digencarkan di Klaten. Inisiatif ini dipelopori oleh Rega Firmansyah, anggota KKN Unisri, dengan dukungan Sekretaris Desa Beteng, Richie Evian Artois.

Media X Banner dan pamflet yang dibuat memuat informasi lengkap, mulai dari jenis layanan seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga panduan pendaftaran akun dan pengajuan layanan melalui website SAKURA. “Kami ingin warga tidak lagi bingung dengan prosedur administrasi. SAKURA memungkinkan pengurusan dokumen dari rumah, hemat waktu dan tenaga,” ujar Rega. Program ini bertujuan mengurangi antrean di balai desa dan mendorong digitalisasi pelayanan publik.

Warga Desa Beteng antusias mempelajari panduan penggunaan SAKURA dalam sosialisasi awal program KKN UNISRI, Juli 2025. (Foto: Dok.)

Sekretaris Desa Beteng, Richie Evian Artois, menyambut baik inisiatif ini. “Program ini mendukung upaya desa untuk beralih ke pelayanan berbasis digital. Dengan SAKURA, warga bisa mengurus dokumen secara mandiri, cepat, dan gratis,” katanya. Sosialisasi tahap awal difokuskan pada perangkat desa dan warga sekitar balai desa, dengan rencana perluasan ke kelompok masyarakat seperti PKK dan karang taruna.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran warga untuk memanfaatkan layanan daring, sekaligus mendukung visi GISA untuk tertib administrasi kependudukan.

Meski platform SAKURA telah diluncurkan sejak 1 November 2022 oleh Disdukcapil Klaten, banyak warga Desa Beteng masih mengandalkan pengurusan dokumen secara konvensional, menyebabkan antrean panjang. Penelitian menunjukkan, kendala utama meliputi kurangnya sosialisasi dan kesulitan masyarakat dalam menggunakan teknologi daring.

Program KKN ini berupaya menjembatani gap tersebut dengan media informatif yang mudah dipahami dan rencana sosialisasi langsung ke masyarakat. “Kami tidak hanya membuat banner, tetapi juga akan mengedukasi warga agar mandiri menggunakan SAKURA,” tambah Rega.

Ke depan, Desa Beteng diharapkan menjadi percontohan pelayanan publik berbasis digital di Kecamatan Jatinom. Dengan sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan dukungan teknologi SAKURA, transformasi menuju pelayanan yang modern dan responsif kian nyata.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Klaten juga terus mendorong optimalisasi SAKURA melalui bimbingan teknis bagi operator desa, memastikan layanan ini semakin membumi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Komentar