MP2W Demo Tuntut Transparansi Penanganan Kasus Ketua PPK Kedapatan Bawa Uang Rp136 J Dan Kaus Paslon Capres

banner 468x60

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Ratusan warga dalam wadah Komunitas Masyarakat Peduli Pemilu Wonogiri (MP2W) menggelar demo ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri. Massa menuntut Komisioner Bawaslu Wonogiri transparan, cepat, tegas dan tuntas dalam menangani dugaan tindak pelanggaran Pemilu dan tidak terkesan mengulur-ulur waktu penanganan.

Pelanggaran pemilu diduga melibatkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wonogiri, HRB, 49 yang berawal dari temuan ganja. Koordinator MP2W, Gunarto mengatakan demo warga sebagai bentuk pengawalan warga terhadap tahapan Pemilu.

banner 300x250

“Besuk coblosan biar dugaan kecurangan tidak dilanjutkan. Minimalnya mengurangi bahkan relawan caleg pada ketakutan melakukan pelanggaran pemilu,” ujarnya.

Baca juga: 546 PPPK Trenggalek Mendapat Perpanjangan Kontrak

Gunarto juga meminta penjelasan uang yang ditemukan dalam mobil Ketua PPK Wonogiri. “Uang dari mana dan untuk siapa tolong dijelaskan kepada rekan-rekan.”

Sedangkan Supar Gopar dalam orasinya mengatakan dalam tahapan pemilu ini penyelenggara rapat. “Akhirnya kesel dan mau ganja, kecekel [ditangkap] kemudian ditemukan uang seperti itu, akih duite [banyak uang]. Disinyalir tidak hanya satu PPK. PPK itu tingkat kecamatan, selawe [25].”

Portalika.com/Ist

Dijawab massa diganti mas dan Gopar meneruskan normatifnya satu PPK yang ditahan kemudian diganti. “Terus yang 23 itu kepiye [gimana] maka masyarakat butuh sikap Bawaslu. Masak warga demo mengko anarkhis. Untuk itu setelah selesai nanti terus pulang,” tandasnya.

MP2W menuntut Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menangani kasus ini secara tegas, tuntas dan transparan agar tidak menjadi preseden buruk dan mencoreng jalannya pesta demokrasi bangsa Pemilu 2024.

Diberitakan sebelumnya, Ketua PPK Wonogiri Kota, HRB ditangkap polisi terkait dengan kasus ganja. Kemudian polisi menemukan uang senilai Rp136 juta dan 200 kaus bergambar pasangan calon (Paslon) peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Kasat Narkoba Polres Wonogiri, AKP Subroto mengatakan barang bukti uang dan kaus sudah diserahkan ke Bawaslu Wonogiri, Sabtu malam. “Kaus bergambar paslon capres dan uang ranah Bawaslu dan sudah kami serahkan penanganannya.”

Ketua Bawaslu Wonogiri, Antonius Joko Wuryanto di hadapan massa dengan duduk di kursi didampingi tiga komisioner lain menyatakan pihaknya masih menelusuri kasus tersebut. Joko menegaskan jika nanti hasil penelusuran mencapai syarat formal material, akan segera dijadikan temuan.

“Setelah menerima uang dan kaus bergambar paslon capres dilakukan pengisian form registrasi. Tanggal 12 Februari 2024, kami telah melakukan penelusuran terhadap H yang ada di rutan. Hari ini 13 Februari melakukan pemanggilan T, setelah hasil penelusuran terhadap T akan menjadi temuan untuk dilimpahkan ke Gakkumdu,” ujar Joko. (Suryono)

Komentar