
Portalika.com [WONOGIRI] – Pandeyan, Jatisrono, Wonogiri – Kelompok 36 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program inovatif di Dusun Malangsari. Pada hari Kamis, 8 Agustus 2024, sebanyak 10 ibu-ibu posyandu mengikuti sosialisasi dan pelatihan pembuatan nugget sayur yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dalam pencegahan stunting.


Dipimpin oleh Anis, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, pelatihan ini menekankan pemanfaatan bahan sayuran seperti wortel dan brokoli dalam pembuatan nugget, yang umumnya terbuat dari daging. “Dengan menerapkan resep ini, diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan mereka,” jelas Anis.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi para peserta tentang dampak kekurangan gizi terhadap pertumbuhan anak, yang dapat menyebabkan stunting. Stunting adalah kondisi tinggi badan anak yang kurang dari standar usia, sering disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang seimbang pada masa pertumbuhan penting.
Nugget sayur, kaya akan vitamin dan antioksidan, diyakini dapat membantu mengatasi masalah gizi. Selain memberikan manfaat kesehatan, pelatihan ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri bagi ibu-ibu posyandu.
Dengan program kerja ini, Kelompok 36 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta berkomitmen untuk mendukung masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup sehat, sekaligus berkontribusi dalam pencegahan stunting di kalangan anak-anak.(*)










Komentar