Portalika.com [KLATEN] – Kegiatan Pendampingan dan Sosialisasi Pembuatan Kemasan Usaha pada UMKM Desa Babadan, Mayungan, Klaten dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Agustus 2025. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mendukung perkembangan UMKM di wilayah pedesaan agar lebih siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara pelaku UMKM Desa Babadan dengan mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mengusung tema “Pengenalan Pentingnya Branding, Logo, Kemasan, dan Pencatatan Keuangan.” Melalui tema tersebut, peserta diberikan pemahaman mendasar mengenai betapa pentingnya identitas usaha dalam menarik konsumen. Branding yang kuat, logo yang mudah diingat, serta kemasan yang menarik dapat menjadi pembeda sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasaran. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan kesan pertama kepada konsumen, menyampaikan identitas merek, serta menambah nilai jual produk itu sendiri. Selain itu, pencatatan keuangan juga menjadi aspek penting yang harus diperhatikan agar para pelaku UMKM mampu mengelola usahanya dengan lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan interaktif. Mahasiswa memberikan penjelasan disertai contoh visual logo usaha, model kemasan, serta praktik sederhana pencatatan keuangan. Peserta juga diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menjalankan usaha sehari-hari, termasuk tantangan yang dihadapi terkait pemasaran maupun pengelolaan keuangan. Melalui pendampingan ini, pelaku UMKM diberi kesempatan untuk mulai merancang logo sederhana sesuai dengan karakter produk yang mereka hasilkan. Dalam sesi mengenai kemasan, peserta juga diajak memahami pentingnya desain, bahan, serta informasi yang tercantum pada label kemasan agar produk terlihat lebih menarik dan terpercaya di mata konsumen.
Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dan perguruan tinggi. Para pelaku usaha menjadi lebih memahami bahwa branding dan manajemen keuangan bukanlah hal yang rumit, melainkan dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Pemahaman tentang pentingnya kemasan yang tepat diharapkan mampu membantu UMKM dalam membangun citra produk yang profesional, sehingga mampu bersaing tidak hanya dari segi kualitas, tetapi juga dari tampilan visualnya. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan daya saing UMKM Desa Babadan di pasar lokal maupun regional, serta menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha.
Penulis: Puji Sarastiningrum, mahasiswa KKN Unisri












Komentar