Pjs Bupati Trenggalek Serahkan Nota Keuangan Ranperda APBD 2025 Kepada DPRD

banner 468x60

Portalika.com [TRENGGALEK, JAWA TIMUR] – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati menyerahkan Nota Keuangan Rancangan Perda (Ranperda) APBD tahun anggaran 2025 kepada DPRD.

Rancangan peraturan daerah (Raperda) ini diserahkan Erma, sapaan Pjs Bupati Trenggalek dalam sidang paripurna DPRD untuk selanjutnya dibahas dalam rapat dan sidang paripurna lanjutan.

banner 300x250

Pada nota keuangan ini diproyeksikan APBD Kabupaten Trenggalek tahun 2025 sebesar Rp1 triliun 946 miliar. Angka ini lebih rendah 4,17 % dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesaran Rp2 triliun 31 miliar.

Baca juga: Pjs Bupati Trenggalek Buka MTQ XXXII, Ada 6 Cabang Yang Dilombakan

Pjs Bupati Trenggalek berharap pembahasan Raperda APBD Kabupaten Trenggalek ini bisa dilakukan selaras antara eksekutif dan legislatif hingga disahkan menjadi peraturan daerah.

Erma menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah melakukan upaya dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sehingga pemerintah daerah mampu menyampaikan Nota Keuangan Raperda APBD kepada DPRD Trenggalek.

“Alhamdulillah hari ini kami menyampaikan nota keuangan Ranperda APBD tahun anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPRD,” ungkap Pjs Bupati Trenggalek, Dyah Selasa, 15 Oktober 2024).

Dijelaskan oleh Pjs Bupati Trenggalek itu, arah pembangunan Kabupaten Trenggalek tahun 2025 sebagai penjabaran RPJMD 2021-2026 adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis agribisnis dan agroindustri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Begitu juga penguatan daya saing daerah dan pelayanan publik.

Arah kebijakan ini dituangkan dalam tema Kedaulatan Pangan, Peningkatan Pendapatan Masyarakat dan Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan dalam Rangka Adaptasi Perubahan Iklim Ditopang Dengan Birokrasi yang Melayani.

“Tema ini didukung dan dilaksanakan melalui 3 prioritas pembangunan. Di antaranya pertumbuhan ekonomi melalui kedaulatan pangan, peningkatan pendapatan masyarakat; infrastruktur berwawasan lingkungan dalam rangka adaptasi perubahan iklim dan peningkatan tata kelola birokrasi yang melayani,” tandas Pjs Bupati. (Rudi Sukamto)

Komentar