Ratusan Pesilat Tanah Air Siap Tarung di Kejurnas Pencak Silat Di Solo

Kejurnas Pencak Silat Dewasa 2023

banner 468x60

Portalika.com[SOLO] – Ratusan atau sekitar 681 pesilat dari berbagai penjuru Tanah Air siap bertarung pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat dewasa yang digelar di Edutorium Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kotq Solo, Provinsi Jateng, pada 10 – 14 September 2023.

Kejurnas ini sekaligus merupakan babak kualifikasi PON ke-21 tahun 2024 di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut). “Event ini untuk menjaring atlet-atlet potensial yang akan turun di PON. Sehingga nanti mereka yang ikut di PON nanti benar-benar atlet-atlet berprestasi,” ujar Ketua Umum IPSI Jateng sekaligus mewakili PB IPSI Pusat, Hari Nuryanto Sudiro didampingi Wakil Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng, Dalyatmo Parto Harjono saat konferensi pers di Rumah Makan Dapur Solo, Kompleks Edupark UMS, Rabu (6/9/2023).

banner 336x280

Menurut Hari ajang ini akan diikuti para atlet dari 32 provinsi dengan rincian diikuti 409 atlet putra, 272 atlet putri, 224 pelatih dan manajer, 70 wasit, 150 panitia pelaksana (Panpel). Masih ada kemungkinan tambah empat kepesertaan dari empat provinsi baru di Papua. Event ini diselenggarakan oleh PB IPSI bekerja sama dengan Pengprov IPSI Jateng dan akan dibuka Ketua Umum Pusat PB IPSI, Letjen TNI (Pur) Prabowo Subianto pada 11 September pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Yuk, Memajukan UMKM Celana Olahraga Melalui Marketplace Online Di Desa Munggur

Sedangkan dasar pemilihan Kota Solo sebagai tuan rumah karena venue, hotel dan sarana prasarana penunjang dinilai sangat representatif untuk menggelar kejuaraan dalam waktu pertandingan tiga hari. Selain itu Kota Solo dianggap memiliki sejarah penting sebagai tempat awal berdirinya organisasi IPSI pada tahun 1948 dengan Ketua Ms Wongsonegoro, sehingga moment tersebut sebagai ajang mengenang kembali sejarah pencak silat di Indonesia.

Suasana konferensi pers Kejurnas Pencak Silat 2023 di Rumah Makan Dapur Solo, Kompleks Edupark UMS, Karangasem, Laweyan, Solo, Jateng, Rabu (6/9/2023). (Portalika.com/Iskandar)

Hari mengatakan untuk menyukseskan acara ini pihaknya menggandeng IPSI kabupaten dan kota di Jateng, serta perguruan pencak silat di Soloraya agar turut serta menyemarakkan, menyambut dan harus bisa melayani peserta atau seluruh kontingen yang ada.

Ditanya soal kekuatan Jateng, pihaknya akan mengirimkan 14 atlet putra dan 10 atlet putri yang akan diterjunkan di 12 nomor pertandingan.

Menyinggungg target, Dia berharap bisa meloloskan seluruh atletnya yang diturunkan di Kejurnas ini sehingga semua bisa berangkat di PON. Dengan menjadi tuan rumah ini pula diharapkan bisa menjadi pemicu semangat bertarung para atletnya untuk menjadi yang terbaik sehingga di PON bisa meraih minimal mendapat 33 medali emas.

Ditanya soal saingan terberat, Hari mengatakan saat ini kekuatan daerah merata antara Jateng, Jatim dan Jabar. Namun pihaknya tetap optimistis mampu merealisasikan target yang dipatok karena pihaknya menjadi tuan rumah yang diharapkan banyak mendapat dukungan.

Untuk atlet unggulan Jateng ada beberapa pesilat. Di antaranya ada empat yang sudah mendapatkan wild card sehingga tak usah mengikuti babak kualifikasi. “Mereka bisa langsung mengikuti PON di Aceh dan Sumut. Empat orang tersebut Mustakim, Safira, Atifa dan Vito mereka masing-masing beda kelas. Saya meyakini mereka bisa meraih medali emas untuk Jateng,” ujar Hari sambil menambahkan jika event ini sukses kejuaraan dunia pencak silat bukan tidak mungkin digelar di Solo.

Karena itu pihaknya berencana menggelar kegiatan di car free day di Solo sebagai upaya menarik perhatian warga Kota Bengawan dan sekitarnya. (Iskandar)

Komentar