Walikota Surakarta Respati Hadiri Prosesi Penghormatan Terakhir Sri Susuhunan Pakubuwono XIII di Loji Gandrung

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Walikota Surakarta, Respati Ardi, didampingi Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah Kota Surakarta, menghadiri prosesi penghormatan terakhir Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi di Loji Gandrung, rumah dinas Walikota Surakarta, Rabu, 5 November 2025.

Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian adat sebelum jenazah diberangkatkan menuju Pajimatan Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk dimakamkan.

banner 300x250

Prosesi adat dimulai pagi hari di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dengan upacara kirab yang sakral dan khidmat. Iring-iringan jenazah diberangkatkan dari Bangsal Magangan menuju Alun-Alun Kidul, melewati Perempatan Gading.

Kemudian bergerak ke arah utara melalui Perempatan Gemblegan, Nonongan, hingga mencapai Jalan Slamet Riyadi. Kirab kemudian berakhir di Loji Gandrung, tempat dilaksanakannya penghormatan terakhir oleh Pemerintah Kota Surakarta sebelum jenazah diberangkatkan ke Imogiri.

Dalam kirab tersebut, digunakan empat kereta pusaka dengan total enam belas ekor kuda. Kereta utama Rata Pralaya yang membawa jenazah ditarik oleh delapan ekor kuda dan dikemudikan oleh Pangarso Dalem KP Setyanto Nagoro. Sementara tiga kereta lainnya membawa perlengkapan adat, pernak-pernik, serta udik-udik yang disebar sepanjang perjalanan.

Adik almarhum, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari, menyampaikan upacara pemakaman akan berlangsung pada Rabu pukul 08.00 WIB di Pajimatan Imogiri. Sementara itu, Bupati Pajimatan Makam Raja-Raja Imogiri Khusus Surakarta, KPH Joyo Adilogo, menjelaskan kompleks makam tetap dibuka bagi pengunjung umum, namun area utama akan disterilkan selama prosesi berlangsung untuk menghormati upacara pemakaman.

Portalika.com/Ariyanto

Polres Bantul telah menyiapkan pengamanan di sepanjang jalur prosesi menuju Imogiri dan mengimbau masyarakat agar menghindari rute Jalan Raya Janti (Blok O), Ketandan, Karangturi, Gondowulung, Jalan Imogiri Timur, hingga Pajimatan Imogiri, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan pelaksanaan upacara adat.

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi wafat pada Minggu, 2 November 2025 sekitar pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, dalam usia 77 tahun, akibat komplikasi penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Surakarta Respati Ardi menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya almarhum.

“Atas nama Pemerintah Kota Surakarta dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi. Beliau adalah sosok panutan yang memiliki dedikasi besar dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keluhuran adat Keraton Surakarta. Semoga segala amal bakti beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga semangat beliau dalam melestarikan budaya tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Respati. (Ariyanto)

Komentar