Wujudkan Kader Muhammadiyah Mumpuni, MPKSDI PDM Wonogiri Gelar  Rakerda Dan Ideopolitor

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Rapat kerja daerah Majelis Pembinaan Kader Dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) dan Dialog Ideopolitor ditutup Ketua MPKSDI PDM Wonogiri, Heriwanto, Minggu (22/10/2023) di Ballroom Golden Resto Wonogiri. Ketua MPKSDI Wonogiri, mengingatkan Ideopolitor sebagai media pendalaman idiologi, serta menata sikap kritis kader terhadap kepribadian kader yang tidak mengimplementasikan nilai-nilai yg diajarkan Kiai Dahlan pendiri Muhammadiyah.

Sebelumnya, Ketua MPKSDI PWM Jateng, Hamam dalam sosialisasi tentang arah pengkaderan memanjatkan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Rakerda dan Dialog Ideopolitor yang pertama dilakukan Wonogiri. Dia berharap diadakannya dialog memberi bekal kader Muhammadiyah khususnya pengurus MPKSDI dari level daerah hingga level cabang untuk mengimplementasikan idiologisasi dan visi dakwah Muhammadiyah dalam syiar dakwah Islam.

banner 300x250

Hamam menyampaikan, Rakerda merupakan wadah silaturahmi serta penyamaan persepsi tentang kegiatan dakwah dan pengkaderan. Kemudian untuk Dialog Ideopolitor sendiri sebagai ajakan untuk menyatu, bergerak seirama dalam membina pemikiran kader dalam kegiatan persyarikatan.

Baca juga: ANBK SMP Muhammadiyah PK Solo Sesuai Harapan Kemendikbudristek

Sementara itu Suyanto sebagai pemateri Dialog Idiopolitor menyampaikan jika pemikiran kader harus dikawal agar tidak terkontaminasi pemikiran liar yang jauh dari nilai-nilai kemuhamadiyahan.

“Kita pantau khususnya para pegawai AUM, mereka harusnya secara lahiriah dan batiniah bermuhammadiyah. Jangan sampai kita luput dengan tidak memfasilitasi mereka agar paham idiologis dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Peserta dialog foto bersama seusai acara. (Portalika.com/Giarto)

Heriwanto memberikan pemahaman dalam dimensi politik, MPKSDI PDM Wonogiri mendorong kader-kader potensial untuk maju dalam percaturan politik legislatif, dan juga bidang profesional lain. Oleh karena itu, Heriwanto mengapresiasi kader yang siap untuk posisi-posisi tersebut namun tetap berorientasi pada khitmad pada persyarikatan.

Sementara itu, Sekretaris MPKSDI Wonogiri, Adam berharap kader Muhammadiyah di wilayahnya bisa berperan vital dalam aktualisasi konsep Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

“Kader Muhammadiyah kalau tidak mengamalkan nilai-nilai Islam dan prinsip persyarikatan, bahkan bertentangan. Sebagai pengurus MPKSDI punya hak untuk nylentik,” ungkapnya. (Giarto/*)

Komentar