Portalika.com [BALI] – Bali adalah tujuan wisata populer yang terkenal dengan alam menakjubkan. Pulau Dewata ini juga kaya akan sejarah seni, termasuk Tari Kecak. Wisatawan dari seluruh dunia berkumpul untuk melihat Tari Kecak, sebuah atraksi budaya unik yang berasal dari epos Ramayana.
Tiyo Fatur Rahman, mahasiswa dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, bercerita Tari Kecak memukau penonton dengan ciri khas gerak dan vokal uniknya yang menggambarkan kekuatan dan keindahan tradisi Bali dengan latar panorama matahari terbenam di atas tebing Uluwatu atau panggung budaya yang menarik.
Tarian ini sering disebut Tarian Ramayana. Tari Kecak berasal dari kisah epik India kuno, Ramayana. Dalam pertunjukan ini, puluhan penari yang duduk berjajar mengelilingi api unggun mengeluarkan suara “cak-cak-cak” untuk mengiringi gerakan tarian kolektif mereka.
Baca juga: Subak, Kearifan Lokal Bali Diakui Unesco
Irama suaranya menghasilkan suasana menawan dan mempesona yang menonjolkan solidaritas dan ketangguhan para penari. Memahami dongeng Ramayana kuno hanyalah salah satu manfaat menonton Tari Kecak yang dimana para pengunjung dapat merasakan keindahan dan kekuatan kesatuan dalam setiap gerakan tubuh yang sinergis.
Salah satu manfaat menyaksikan pertunjukan Tari Kecak adalah dapat memahami dongeng Ramayana kuno. Setiap gerakan tubuh yang bersinergi mewujudkan keindahan dan kekuatan kesatuan yang melekat pada warisan budaya Bali kuno.
Menyaksikan Tari Kecak saat berkunjung ke Bali merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi wisatawan untuk melihat dari dekat kekayaan warisan budaya yang telah dilestarikan dengan indah di Pulau Dewata.
Tari Kecak tentunya memiliki keunikannya tersendiri, berikut adalah macam-macam keunikan yang ada pada tarian kecak:
1. Tidak adanya instrumental dalam tarian
Tari Kecak terkenal tidak memanfaatkan musik instrumental. Fokus pertunjukan ini justru pada vokalisasi suara “cak-cak-cak” yang dilakukan oleh ratusan atau mungkin ribuan penari pria yang duduk berjajar, sehingga menghasilkan hentakan yang memikat.
2. Gerakan tarian unik
Gerakan kelompok para penari merupakan salah satu aspek yang paling luar biasa dari Tari Kecak. Mereka duduk berjajar membentuk lingkaran atau pola lain, menggerakkan tangan, kepala, dan badan secara serempak untuk memberikan kesan koheren dan harmonis.
3. Di ambil dari kisah epik Ramayana
Epik Ramayana, sebuah kisah mitologi India kuno, memberikan cerita dan karakter untuk Tari Kecak. Momen-momen dramatis Ramayana, seperti pertarungan antara Rama dan Rahwana atau penculikan Sita, sering digambarkan dalam pertunjukan ini.
4. Kostum tarian yang sederhana namun menawan
Sarung, selendang, dan penutup kepala yang mewakili kekayaan budaya Bali merupakan salah satu kostum tradisional yang sering digunakan para penari dalam Tari Kecak.
5. Memiliki makna kebudayaan dan spiritual
Tari Kecak memiliki makna budaya dan spiritual yang mendalam selain sebagai pertunjukan tari. Pelajaran moral dan prinsip-prinsip etika sering dikomunikasikan melalui cerita dan gerakan dari Ramayana.
6. Pertunjukan dilakukan secara terbuka
Pertunjukan Tari Kecak banyak dilakukan di luar ruangan, di lokasi seperti taman, tebing, atau panggung alami dengan latar belakang matahari terbenam. Hal ini memberikan pertunjukan keindahan organik.
Tari Kecak memiliki makna sejarah yang besar dan merupakan komponen penting dari warisan budaya Bali yang kaya. Masyarakat Bali melestarikan identitas dan warisan budaya khas yang telah diwariskan dari generasi ke generasi dengan menjunjung tinggi adat istiadat tersebut.
Seni pertunjukan Tari Kecak, merupakan bagian integral dari budaya dan identitas mereka selain sebagai sumber hiburan. Masyarakat Bali melestarikan spiritualitas yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, serta identitas budaya mereka dengan menjaga agar tarian ini tetap hidup. (Heris/*)












Komentar