Portalika.com [SURAKARTA] – Dalam upaya menjembatani ilmu akademik dengan dunia kerja riil, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program magang di berbagai institusi ternama. Salah satunya adalah Destian Eka Kumalasari (NPM 22210014) yang mengaplikasikan pengetahuannya selama magang di PT Ruang Riang Lokananta, lembaga budaya dan kreatif yang berlokasi di Kerten, Surakarta.
Kegiatan magang ini merupakan bagian integral dari kurikulum untuk mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik kerja secara langsung, khususnya di sektor industri kreatif yang dinamis. Destian terlibat dalam berbagai aktivitas operasional yang memberikan pengalaman berharga jauh melampaui ruang kelas.
Selama masa magang, Destian tidak hanya menjadi pengamat. Ia mendapat kepercayaan untuk terlibat dalam proses administrasi dan keuangan inti Lokananta. Aktivitasnya meliputi pencatatan penjualan merchandise, pembuatan rekapan penjualan tiket galeri, pengelolaan invoice, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk event, hingga melakukan stok opname persediaan.
“Pengalaman ini sangat relevan dengan mata kuliah akuntansi dan administrasi keuangan yang saya pelajari. Di sini, teori tentang pencatatan transaksi, akuntansi persediaan, dan pelaporan mendapatkan konteks yang nyata. Saya belajar bagaimana angka-angka di laporan terbentuk dari aktivitas sehari-hari,” tutur Destian Eka Kumalasari.
Selain keterampilan teknis (hard skills), magang di Lokananta juga melatih soft skill dan penerapan sistem informasi. Destian dilatih untuk bekerja secara sistematis dan teliti menggunakan platform digital, seperti Google Drive, untuk pencatatan dan pelaporan yang akurat. Hal ini sejalan dengan materi Sistem Informasi Akuntansi yang dipelajari di kampus.
Interaksi dengan tim yang solid dan partisipasi dalam berbagai kegiatan operasional juga menjadi sarana latihan untuk komunikasi bisnis dan etika profesi. “Bekerja dalam tim di lingkungan kreatif mengajarkan cara berkoordinasi yang efektif, menyampaikan ide, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Ini melatih profesionalisme sejak dini,” tambahnya.
Program magang seperti ini dirancang untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya pintar secara teoritis tetapi juga siap pakai dan adaptif di dunia kerja. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi akademik dan profesional secara seimbang.
“Harapannya, mahasiswa seperti Destian dapat memiliki pemahaman yang lebih matang tentang proses bisnis nyata, khususnya di industri kreatif. Pengalaman magang menjadi bekal berharga untuk menentukan arah karier dan mengembangkan potensi diri di masa depan,” jelas seorang Dosen Pembimbing Lapangan dari Fakultas Ekonomi Unisri.
PT Ruang Riang Lokananta, dengan segudang aktivitasnya mulai dari museum rekaman, galeri, hingga penyelenggaraan event budaya, menjadi laboratorium industri kreatif yang ideal bagi mahasiswa. Di sini, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana aspek seni, budaya, manajemen, dan keuangan berpadu dalam satu ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Dengan adanya sinergi antara dunia akademik dan praktisi seperti ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang kreatif, terampil, dan memahami kelokalan. Mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga calon-calon penggerak dan pengusaha di sektor ekonomi kreatif Indonesia, dimulai dari pengalaman konkret di tempat bersejarah seperti Lokananta. (*)












Komentar