Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Solo menyelenggarakan penyuluhan dampak pernikahan dini dan sosialisasi pencegahan bagi murid kelas IX SMP Ibu S Soemoharmanto pada Sabtu, 3 Agustus 2024.
Kegiatan ini diikuti seluruh murid kelas IX yang berjumlah 31 orang dan dimulai pukul 10.00 WIB. Menurut Ivana Im Asmara, mahasiswa KKN Unisri, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif pernikahan dini, memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada remaja agar dapat membuat keputusan yang bijak terkait masa depan mereka.
Selain itu untuk menginspirasi murid agar menjadi agen perubahan di lingkungan mereka dan mengajak teman sebaya untuk menunda pernikahan hingga usia yang tepat.
Baca juga: Pelajar SMP Ibu Soemaharmanto Diajari Berbisnis Sejak Muda Oleh Mahasiswa Unisri Solo
Juga dijelaskan bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik dan pernikahan dini dapat menghambat kesempatan belajar serta menjelaskan bahwa menunda pernikahan hingga usia yang tepat memungkinkan individu untuk mengembangkan diri, mencapai tujuan karier dan membangun keluarga yang sehat dan bahagia.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Ivana Im Asmara mahasiswi Fakultas Hukum dan selanjutnya dilakukan sesi diskusi mengenai pernikahan dini. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa-siswi kelas IX SMP Ibu S Soemoharmanto mengenai dampak negatif pernikahan dini dan pentingnya upaya pencegahan.
Selama kegiatan berlangsung murid kelas IX itu antusias dalam mengikuti kegiatan, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait isu pernikahan dini. Dengan demikian, program kerja KKN ini memiliki peran penting dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan memberikan masa depan yang lebih cerah bagi para remaja.
“Dengan bekal pengetahuan yang telah diperoleh, diharapkan para murid kelas IX SMP Ibu S Soemoharmanto mampu mengambil keputusan yang bijak terkait masa depan mereka. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pencegahan pernikahan dini,” katanya.
Pernikahan dini bukan hanya masalah pribadi, tetapi juga masalah sosial yang kompleks. “Mari bersama-sama wujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman serta berperan aktif dalam memberikan dukungan dan perlindungan agar mereka tumbuh menjadi generasi emas bangsa. Semoga semangat untuk terus belajar dan menggali potensi diri semakin berkobar di hati para murid,” ujar Ivana.
Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Unisri dalam upaya pencegahan terjadinya pernikahan dini. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran para murid tentang dampak negatif pernikahan dini dan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada remaja agar dapat membuat keputusan yang bijak terkait masa depan mereka. (Heris)












Komentar