Portalika.com [Jatipurno] – Mahasiswa KKN PPM (Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) Universitas Slamet Riyadi Surakarta dari kelompok 22, pada tanggal 5 dan 7 Agustus 2024, melakukan penyuluhan dan pelatihan digital marketing bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Batik Tulis dan Batik Ciprat Purwokinasih yang berada di Desa Jatipurwo, Jatipurno, Wonogiri, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan program kerja individu oleh Chantyka Putri Nugraheni, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi.
UMKM Batik Tulis dan Batik Ciprat Purwokinasih merupakan produsen batik yang mengerjakan produknya di rumah. Meskipun telah memiliki produk berkualitas, mereka masih kesulitan dalam memasarkan dagangannya di luar Desa Jatipurwo. Proses pemesanan saat ini dilakukan dengan cara pre-order, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang lebih efektif.
Pelatihan dilakukan dalam dua tahap. Pada hari pertama, peserta diberikan pemaparan mengenai digital marketing yang mencakup pengertian, pentingnya, dan kelebihan digital marketing dibandingkan metode pemasaran konvensional. Selain itu, peserta diajarkan mengenai tiga tingkatan pasar yang dapat membantu dalam menentukan konten yang relevan.
Hari pertama juga diisi dengan pelatihan praktis, di mana peserta diajarkan untuk membuat email serta akun media sosial, termasuk Instagram dan TikTok. Akun Instagram dan TikTok yang telah dibuat memiliki nama pengguna @batik_purwokinasih dan @batik.purwokinasih, yang berfungsi untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.
Pada hari kedua, tanggal 7 Agustus 2024, pelatihan dilanjutkan dengan fokus pada teknik pembuatan konten serta cara memposting di Instagram dan TikTok. Peserta diberikan panduan langkah demi langkah dalam membuat konten yang menarik agar produk batik mereka dapat lebih dikenal dan diminati oleh calon konsumen.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap UMKM di Desa Jatipurwo dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif, sehingga produk batik mereka bisa lebih dikenal dan meningkatkan penjualan,” kata Chantyka Putri Nugraheni.
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini mendapat sambutan positif dari peserta, yang merasa terbantu dengan pembelajaran yang diberikan. Diharapkan dengan penerapan digital marketing, UMKM Batik Tulis dan Batik Ciprat Purwokinasih dapat mengembangkan usahanya dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian lokal.(*)












Komentar