Portalika.com [Sidoharjo] – Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Puteri Aidhelwies Dewitasari, menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, di SD Negeri 1 Kayuloko, Wonogiri. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian siswa kelas 4 yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Sosialisasi diawali dengan sambutan dari Puteri, yang menjelaskan tujuan acara tersebut untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa mengenai bahaya dan dampak negatif dari bullying, baik bagi korban maupun pelaku. Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya saling menghargai dan bagaimana tindakan bullying dapat merusak hubungan persahabatan serta menciptakan lingkungan yang tidak kondusif untuk belajar.
Selama acara, mahasiswa menyajikan materi secara interaktif dengan pemanfaatan media visual dan permainan edukatif. Melalui simulasi dan contoh kasus, siswa diajak untuk mengenali berbagai bentuk bullying, baik verbal maupun fisik, serta bagaimana cara menghadapinya. Para siswa juga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan bertanya mengenai bullying.
Sesi yang paling menarik adalah role-play, di mana siswa berperan dalam situasi terkait bullying. Dengan bimbingan mahasiswa, mereka belajar cara menolak tindakan merugikan dan bagaimana membantu teman yang menjadi korban bullying. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang pentingnya menolak bullying, tetapi juga mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah mereka.
Acara ditutup dengan penyampaian pesan moral oleh Puteri, yang mengajak siswa untuk menjaga kerukunan dan saling mendukung. Dia menekankan bahwa bullying bukanlah hal sepele dan bahwa masing-masing siswa memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan bebas dari kekerasan dan intimidasi.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Kayuloko juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta atas inisiatif mereka. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk memberikan dampak positif bagi siswa.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan para siswa di SD Negeri 1 Kayuloko dapat lebih peka terhadap perlunya bersikap baik terhadap sesama, menolak segala bentuk kekerasan, dan menjadi bagian dari generasi muda yang peduli serta bertanggung jawab terhadap sesamanya. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya mengedepankan pendidikan karakter dan menciptakan generasi penerus yang lebih baik.(*)












Komentar