Menumbuhkan Minat Pertanian Sejak Dini Melalui Penyuluhan Menanam Biji Selada Di Cup Pada Anak SDN 1 Sanggrong

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi ketahanan pangan dan perekonomian suatu negara. Namun, minat generasi muda terhadap pertanian cenderung menurun seiring dengan berkembangnya teknologi dan urbanisasi.

Oleh karena itu, perlu ada upaya khusus untuk menumbuhkan minat pertanian sejak dini. Salah satu metode yang efektif adalah melalui penyuluhan yang melibatkan praktik langsung. Penyuluhan menanam biji selada di cup pada anak-anak SDN 1 Sanggrong, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, sebagai upaya untuk membangkitkan minat mereka terhadap pertanian.

banner 300x250

Penyuluhan menanam biji selada di cup ini bertujuan untuk mengenalkan pertanian pada anak-anak dengan mempraktikkan penanaman secara langsung, anak-anak dapat memahami proses pertumbuhan tanaman dan pentingnya pertanian, mengajarkan keterampilan baru  anak-anak akan belajar keterampilan dasar dalam bercocok tanam termasuk cara merawat tanaman dan memahami kebutuhan tanaman, meningkatkan kesadaran lingkungan kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya lingkungan dan keberlanjutan.

Baca juga: Mahasiswa Unisri Dukung UMKM Dapur Inara di Desa Mojopuro Menyongsong Jatiroto Fair

Program kerja yang dilaksanakan adalah ” menumbuhkan minat pertanian sejak dini melalui penyuluhan menanam biji selada di cup pada anak SDN 1 Sanggrong, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri yang mana sasaran dari program kerja ini adalah peserta didik kelas I, SDN 1 Sanggrong, Desa Sanggrong yang berjumlah 13 siswa.

Portalika.com/Ist

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Selasa, 30 Juli 2024. Dalam kegiatan sejak dini melalui penyuluhan menanam biji selada dicup pada anak SDN 1 Sanggrong  kegiatan berjalan dengan lancar hingga selesai.

Setelah penyuluhan dilanjutkan dengan praktik menanam,para peserta didik lalu kesamping kelas untuk melakukan praktik. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan dan pengenalan alat bahan dan peralatan yang perlu disiapkan cup plastik, tanah, pupuk, biji selada dan alat-alat sederhana seperti sendok kecil dan sprayer, lalu melakukan praktik menanam dengan penyemaian biji  setiap anak diberikan cup dan biji selada.

Mereka diajarkan cara mengisi cup dengan tanah dan menanam biji selada di dalamnya.Untuk perawatan tanaman dengan cara merawat tanaman, seperti menyiram dengan jumlah air yang tepat dan memastikan tanaman mendapatkan cahaya matahari.

Pemantauan dan evaluasi dengan cara pemantauan pertumbuhan  selama beberapa minggu ke depan, siswa diminta untuk memantau pertumbuhan tanaman mereka. Mereka mencatat perkembangan tanaman dan melakukan perawatan rutin dan evaluasi diskusi setelah beberapa minggu, kegiatan diakhiri dengan diskusi mengenai apa yang telah mereka pelajari dan bagaimana mereka merasa tentang pengalaman menanam tanaman.

Portalika.com/Ist

Penyuluhan menanam biji selada dicup ini memberikan beberapa dampak positif yaitu peningkatan minat terhadap pertanian, keterampilan praktis dan kesadaran lingkungan.

Karenanya, penyuluhan menanam biji selada di cup pada anak-anak SDN 1 Sanggrong merupakan langkah yang efektif untuk menumbuhkan minat pertanian sejak dini. Melalui praktik langsung, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pertanian tetapi juga keterampilan yang bermanfaat.

Dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan pertanian, diharapkan akan muncul kesadaran dan minat yang lebih besar terhadap sektor ini, yang pada gilirannya dapat mendukung ketahanan pangan dan pengembangan pertanian di masa depan. (*)

Penulis: Fitra Muthia Kanza
Editor: Heris

Komentar