Blusukan, Respati Tampung Keluhan Soal Limbah Pabrik Dan Bertemu Teman Lama

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Calon Walikota Solo nomer urut 2, Respati Ardi ditemani sang istri, Vennesa Winestasia, menyambangi sarasehan bersama warga di Kampung Debegan, Mojosongo, Solo, Senin awal pekan ini untuk mengisi waktu lebih dekat dan mengenal warga.

“Saya Respati Ardi calon Walikota Solo nomer urut 2, mohon doa restu dan dukungannya agar bermanfaat untuk warga dan masyarakat Kota Solo,” sapa Respati saat menyalami satu per satu warga.

banner 300x250

Sesampainya di poskamling, Respati disambut ratusan warga yang sudah membawa tabloid Solo Pasti Maju dan mulai meneriakkan yel-yel.

Baca juga: Respati Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Banser

Sejumlah tokoh masyarakat turut memberi sambutan. “Saya di sini mewakili seluruh warga, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Respati dan Ibu Vennesa yang sudah meluangkan waktunya untuk bertemu kami semua. Saya pribadi sangat yakin, Mas Respati bisa dan mampu memimpin Kota Solo lebih maju lagi,” tandas Agustanto.

“Mohon maaf kalau ada bau yang tidak sedap nggih, Mas. Karena kendala kami ya ini, bau sungai akibat limbah pabrik tahu yang berada tidak jauh dari sini Mas. Kami semua sangat terganggu dengan adanya pembuangan limbah pabrik tahu tersebut. Tidak hanya mengganggu pernafasan, tetapi juga mengganggu tumbuh kembang anak. Akibatnya, akan banyak sekali anak yang stunting dengan dibiarkannya limbah pabrik tahu ini mencemari sungai. Untuk solusi dari Mas Respati sendiri bagaimana nggih?” lanjut Agustanto.

Portalika.com/Ariyanto

Selanjutnya, Respati mulai memperkenalkan diri, sederet visi-misinya, serta program yang akan dibawanya. “Untuk PKH pembagiannya sudah rata atau belum Ibu-ibu?” tanya Respati.

“Belummm!” sahut seluruh ibu-ibu yang hadir.

Respati menegaskan adanya peninjauan ulang terkait PKH dan bantuan lainnya agar rata dan tepat sesuai sasaran.

“Untuk UMKM, saya dan Mbak Astrid mempunyai program yang namanya bantu modal dan bantu jual. Apabila sudah mempunyai sistem penjualan yang bagus, kita akan tambahkan modal berupa barang dagangan maupun gerobak. Kenapa barang? Karena kalau uang nanti dibuat bayar motor,” ungkap Respati disusul tawa warga yang membenarkan hal tersebut.

Portalika.com/Ariyanto

Tak lupa, Respati juga menjawab keresahan warga lantaran sungai yang tercemar limbah pabrik tahu tersebut. “Komitmen kami tentu akan melindungi warga Kota Solo agar selalu aman, nyaman dan tentram Pak. Untuk limbah pabrik tahu, nanti coba kita koordinasikan dengan pemilik pabriknya agar membuat sanitasi pembuangan limbah tersendiri. Jikalau nanti tidak ada respon, kami akan cabut izinnya demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Solo,” jelas Respati.

Bertemu Teman Masa Kecil
Sehari kemudian atau Selasa kemarin, Respati Ardi bersama istrinya, Venessa Winastesia, menghadiri sarasehan dan silaturahmi bersama warga kampung Reksoniten, Gajahan, Solo.

Saat menyusuri jalan kampung di Reksoniten, Respati Ardi bertemu dengan dua anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Gajahan. Kepada dua orang anggota Linmas, Udin dan Dwi, Respati mengatakan bahwa jika dirinya mendapatkan amanah menjadi Walikota Solo, tidak ada Linmas yang diganti.

“Sampaikan ke rekan-rekan Linmas, Respati-Astrid jadi walikota dan wakil walikota, tidak ada Linmas yang diganti. Jadi tidak benar, adanya isu Linmas akan diganti. Aman, semuanya dan nanti seragamnya baru semuanya, pareng-pareng,” kata Respati Ardi berpamitan kepada kedua Linmas tersebut.

Portalika.com/Ariyanto

Udin, anggota Linmas Gajahan merasa senang dan lega, karena isu-isu tentang Linmas akan diganti jika Respati-Astrid menjadi memimpin Kota Solo, adalah tidak benar.

“Alhamdulillah senang, kalau Linmas tidak ada yang diganti apalagi nanti akan mendapatkan seragam baru,” kata Udin.

Saat sarasehan dan silaturahmi tersebut Venessa Winastesia atau biasa dipanggil Venny bertemu dengan sejumlah teman masa kecilnya. Karena semasa kecil, Venny pernah tinggal di kampung Reksoniten.

Esti Rumanti, salah seorang teman Venny yang sudah sekitar 15 tahun tidak bertemu pun nostalgia bersama, “Sudah lama gak bertemu, dulu masa kecil Mbak Venny di sini waktu SMP sering pulang bareng naik angkot, dari dulu memang sederhana Mbak Venny itu,” kata Esti Rumanti.

Esti Rumanti merasa senang bisa bertemu Venny apalagi datang bersama dengan suaminya Respati Ardi, calon walikota. “Ya tentunya senang ya, teman masa kecil ketemu lagi beliaunya mendampingi calon walikota, tentunya kita dukung, semoga sukses lancar ke depannya,” ungkap Esti gembira.

Venny pun juga merasa senang bisa bertemu kembali di teman-teman masa kecil apalagi banyak yang masih mengenalnya. “Iya ketemu tetangga dan teman masa kecil, senang banget ternyata masih pada ingat saya. Udah sekitar lebih dari 15 tahunan gak ketemu kayaknya,” kata Venessa Winastesia.

Tak hanya Venny, di kampung Reksoniten tersebut Respati Ardi juga bertemu Ade, teman bersepeda di Komunitas Fivethirty. “Terasa beda ya, karena biasa kita ketemu bareng gowes [bersepeda], pakai atribut gowes. Sekarang calon Walikota Solo, karismanya juga lain,” kata Ade

Ade sebagai teman mendukung Respati Ardi sebagai Walikota Solo dan berharap bisa amanah dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. “Sebagai teman intinya saya mendukung, sebagai wali kota semoga amanah, seperti yang beliau katakan, apa yang beliau janjikan semoga benar-benar dilakukan untuk masyarakat  Solo,” tandasnya. (Ariyanto/*)

Komentar