Portalika.com [KLATEN] – Sampah plastik, khususnya botol bekas, masih menjadi masalah lingkungan yang serius. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Dicky Saputra, menginisiasi program inovatif untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Bertempat di SDN 2 Ngawen, Kecamatan Ngawen, Klaten, Dicky menggelar program kerja individu yang mengajarkan siswa untuk mengubah botol plastik bekas menjadi pot tanaman yang bernilai guna.
Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membiasakan pola hidup sehat dan bersih pada anak-anak. Melalui kegiatan ini, botol plastik yang biasanya berakhir di tempat sampah kini diolah kembali menjadi media tanam. Selain ramah lingkungan, kegiatan ini juga melatih kreativitas siswa. Mereka tidak hanya belajar memotong dan membentuk botol, tetapi juga melukis dan menghiasnya dengan cat akrilik, menghasilkan pot yang unik dan menarik.
Setelah pot selesai dihias, setiap siswa menggunakan karyanya untuk menanam tanaman lili paris (spider plant). Tanaman ini dipilih karena mudah dirawat, tahan lama, dan memiliki manfaat dalam menyegarkan serta memperindah lingkungan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan dan kepedulian. Siswa diajak untuk rutin menyirami tanaman dan merawatnya secara konsisten, sehingga mereka belajar bahwa pola hidup sehat adalah tanggung jawab bersama.
Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh siswa. Pihak sekolah melihat lingkungan menjadi lebih indah, bersih, dan hijau. Orang tua juga merasakan dampak positif, karena anak-anak mulai terbiasa dengan kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan di rumah. Program ini menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan aplikatif.
Diharapkan, program ini dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga peduli dan disiplin. Melalui langkah sederhana ini, Dicky Saputra berharap dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan kembali barang bekas menjadi sesuatu yang lebih berguna, menciptakan lingkungan yang hijau dan nyaman bagi semua.
Penulis: Dicky Saputra, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta












Komentar