Mahasiswa KKN Unisri Tingkatkan Market Branding UMKM di Desa Jimus, Klaten

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025, Muammar Dhafa Raihan Hadi, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, melaksanakan program kerja individu bertajuk Peningkatan Market Branding UMKM.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 3 dan 4 Agustus 2025, yang dilaksanakan bersama beberapa UMKM dan warung kelontong di Dusun Jimus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

banner 300x250

Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pelaku UMKM pedesaan terkait pentingnya strategi branding dalam menunjang keberlanjutan usaha.

Melalui kegiatan ini, Muammar Dhafa berupaya menumbuhkan kesadaran dan memberikan keterampilan dasar kepada para pelaku usaha tentang bagaimana membangun identitas merek serta memanfaatkan media promosi secara efektif di era digital.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan. Pada hari pertama, dilakukan observasi, pendataan, wawancara singkat dengan pelaku usaha, serta penyuluhan mengenai konsep branding, manfaatnya, hingga tantangan pemasaran yang dihadapi UMKM.

Hari kedua difokuskan pada pendampingan praktis, mulai dari pembuatan logo, penyusunan profil usaha, hingga meningkatkan penjualan supaya diketahui masyarakat.

Selain itu, pelaku UMKM juga diajarkan membuat media promosi sederhana serta mendapatkan pelatihan dasar penggunaan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp Business untuk mendukung pemasaran produk mereka.

“Pelaku UMKM harus memahami bahwa branding bukan hanya soal logo, tetapi bagaimana usaha mereka dikenal, dipercaya, dan diingat konsumen. Dengan strategi yang tepat, UMKM pedesaan pun bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” jelas Muammar Dhafa.

Respon positif datang dari para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan. Mereka mengaku baru menyadari pentingnya branding dan merasa terbantu dengan adanya desain serta media promosi yang diberikan.

Harapannya, program ini menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Jimus untuk berkembang lebih profesional dan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pasar. (*)

Editor: Suryono

Komentar