Portalika.com [WONOGIRI] – Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meminta pasar darurat pedagang Pasar Wonogiri segera dibangun agar ekonomi berjalan. Pemprov akan membantu dan memberikan stimulant anggaran untuk Pembangunan tersebut.
Gubernur juga meminta TNI Polri melakukan pengawasan proses pembuatan pasar darurat agar tidak terjadi jual beli lapak. Karena, lapak pasar darurat disiapkan oleh pemerintah secara gratis. Pedagang tinggal menempati sesuai zonasi yang ditentukan dinas terkait.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur seusai melihat kondisi pasar terbakar dan berdialog dengan pedagang, di Posko Relawan dan Dapur Umum di Terminal Angkot, Wonogiri, Kamis, 9 Oktober 2025.
“Tolong TNI Polri mengawasi tindak jual beli lapak, tidak boleh ada jual beli,” katanya.
Sedangkan personel Polres Wonogiri melakukan pengamanan terbuka dan tertutup dalam kunjungan selapanan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di sejumlah titik Wonogiri yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 12.10 WIB, dengan rangkaian agenda peninjauan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bidang kesehatan, sosial-ekonomi, dan pendidikan.
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM menurunkan kekuatan personel pengamanan di seluruh titik kegiatan, mulai dari Balaidesa Wonoharjo, Pasar Induk Wonogiri, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Wonogiri.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres Wonogiri menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup dengan menempatkan personel dari berbagai satuan fungsi, termasuk Satsamapta, Satlantas, Intelkam, dan Propam untuk memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kabagops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, SH menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan telah dipetakan secara detail melalui rencana pengamanan (renpam) yang disusun sebelumnya.
“Kami pastikan setiap titik kegiatan mendapat penjagaan sesuai standar operasi pengamanan VVIP, dengan pendekatan humanis agar masyarakat tetap merasa nyaman saat menyambut kunjungan Gubernur,” ujarnya.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo hadir mendampingi Gubernur di setiap lokasi kegiatan bersama unsur Forkopimda Wonogiri. Kehadiran tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan pemulihan sosial-ekonomi pasca peristiwa kebakaran Pasar Induk Wonogiri.
“Polres Wonogiri tidak hanya bertugas mengamankan kegiatan, tetapi juga berperan aktif dalam memastikan suasana kondusif sehingga program prioritas pemerintah bisa berjalan dengan baik di tengah masyarakat,” ungkap Kapolres.
Selain memastikan keamanan kegiatan, Polres Wonogiri juga berperan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan publik yang menjadi fokus kunjungan Gubernur, seperti peninjauan pelayanan kesehatan “Sehat Bareng Lur Luthfi”, gerakan pangan murah, dan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak kebakaran pasar.
Langkah pengamanan yang terukur dan profesional tersebut menjadi cerminan komitmen Polres Wonogiri untuk selalu hadir memberikan rasa aman, melindungi masyarakat, dan mendukung setiap program pembangunan pemerintah.
Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan Gubernur Jawa Tengah tanpa hambatan, Polres Wonogiri kembali menegaskan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan daerah serta memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami akan terus menjaga keamanan, mendukung kegiatan pemerintahan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Wonogiri,” tegas Kapolres. (Triantotus)












Komentar