Portalika.com [BOYOLALI] – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih tahun 2026, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan berbagai langkah pelayanan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar.
Sebagai bentuk kesiapan pelayanan transaksi di gerbang tol, PT JSN menyiagakan Gardu OAB (Oblique Approach Booth) di beberapa Gerbang Tol (GT) Ruas Tol Solo – Ngawi. Adapun gardu yang disiagakan meliputi:
- GT Ngemplak: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance.
- GT Karanganyar: 2 gardu exit dan 2 gardu entrance.
- GT Sragen: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance
Gardu OAB tersebut siap dioperasikan sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan volume lalu lintas di gerbang utama, sehingga dapat membantu mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean kendaraan.
Selain kesiapan di GT, PT JSN juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung di rest area, khususnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini tersedia total 78 nozzle SPKLU yang tersebar di beberapa titik rest area Ruas Tol Solo–Ngawi, yaitu Rest Area KM 519, KM 538, serta KM 575 jalur A (arah menuju Surbaya) dan Jalur B (arah menuju Jakarta).
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan menyampaikan bahwa JSN juga memperkirakan adanya peningkatan lalu lintas komuter pada periode libur panjang tersebut.
“Selain itu, kami juga memperkirakan adanya puncak lalu lintas komuter yang terjadi pada tanggal 16 Mei 2026, dengan jumlah lalu lintas exit sebesar 28.540 kendaraan dan entrance sebesar 27.763 kendaraan,” ujar Mery.
Ia juga menambahkan prediksi total jumlah lalu lintas kendaraan exit selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih pada 14–17 Mei 2026 mencapai 104.285 kendaraan, atau rata-rata 26.071 kendaraan per hari.
Angka tersebut meningkat sebesar 4% dibandingkan kondisi normal dan naik 11% dibandingkan realisasi lalu lintas kendaraan exit pada periode yang sama tahun 2025.
“Sementara itu, prediksi jumlah lalu lintas kendaraan entrance selama periode yang sama mencapai 100.599 kendaraan, atau rata-rata 25.150 kendaraan per hari. Jumlah tersebut meningkat sebesar 4% dibandingkan kondisi normal dan naik 10% dibandingkan realisasi lalu lintas kendaraan entrance pada periode tahun 2025,” lanjut Mery.
PT JSN mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.
Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 dan aplikasi Travoy 4.1 untuk pengguna iOS dan Android. (Ariyanto)












Komentar