Perantau Wonogiri Pulang Kampung Produktifkan Lahan Kritis Jadi Ketahanan Pangan

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] -Seorang perantau asal Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Paidi, Minggu, 5 Juli 2026 pulang kampung. Dia sukses di perantauan dan kini akan menata tanah yang tidak produktif menjadi tanah subur dan bisa menjadi contoh untuk sultan sultan yang lain.

Berkolaborasi dengan berbagai tokoh dan warga petani dia ingin mensukseskan rencana tersebut. Menurut Paidi setelah lama di perantauan kini saatnya bergerak untuk petani desa dengan memulai menggunakan lahan tidak produktif.

banner 300x250

“Tanah akan kami kelola sebaik mungkin dan saat ini sudah sekitar 30 petani kami kerjakan untuk memulai menggarap tanah,” ujarnya.

Mendengar kabar ada kegiatan merubah tanah tidak produktif menjadi produktif seluas 10 ha, Ketua kelompok sultan bukit Suparno (Parnaraya) mendadak langsung memberi kabar melalui group WA.

Spontanitas mengajak kelompok sultan bukit untuk berkunjung ke lokasi tanah seluas 10 Ha lebih yang akan diproduktifkan.

Menurut Suparno pihaknya dan teman-teman yang hadir ingin mengetahui mengenai konsep pertanian tanah yang akan di garap.

Dalam pertemuan tersebut Paidi memaparkan, lokasi pengembangan pertanian produktif dulu merupakan salah satu lahan kritis seluas 10 hektare. Semula dimanfaatkan untuk tanaman jati, akasia, sengon dan lain-lain.

“Selanjutnya lahan akan saya olah, terintegrasi di bidang pertanian dan kemungkinan kedepan bisa untuk wisata alam karena tempatnya juga bagus di lereng Kambengan,” katanya.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB dan disambut langsung keluarga Paidi. Setelah berbincang santai sambil ngopi Ketua Rombongan Suparno mengatakan jika musim hujan tentunya kebutuhan air dari gunung Kambengan bisa mencukupi.

Tetapi bila musim kemarau tentunya akan kekurangan sumber air. “Tapi tidak usah khawatir selama di bawah tanah masih ada air maka semua hal tentang pertanian bisa dilakukan. Saya yakin akan itu,” jelasnya.

Dia menghimbau kepada semua warga Wonogiri yang sudah sukses merantau untuk pulang kembali dan membangun tanah kelahiran masing masing melalui pertanian.

“Mari bersama meningkatkan ketahanan pangan di daerah kita masing-masing,” ucapnya.

Selama 30 menit, rombongan mengitari lahan pertanian yang akan diproduktifkan.

Hadir dalam kunjungan tersebut Edi Prayitno (Martani group), Parjo mantan Kepala Desa Sempukerep dan tokoh pengusaha wilayah sidoharjo. (Setyo Nugroho)

Komentar