Portalika.com [SUKOHARJO] – Sejumlah 219 siswa, orangtua dan wali murid MTsN 1 Sukoharjo mengikuti Akhirussanah Haflah Siswa Kelas IX tahun 2025-2026 di Gedung Serba Guna Cangkol Mojolaban, Selasa, 19 Mei 2026.
Hadir dalam acara tersebut Forkompincam Kecamatan Mojolaban, Pengawas Pendidikan Madrasah Kemenag Sukoharjo, Kepala Desa Cangkol, Pengurus Komite MTsN 1 Sukoharjo beserta jajarannya, Kepala SD dan MI Wilayah Bekonang Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan yang saya banggakan, seluruh Bapak Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan.
Kepala MTsN 1 Sukoharjo, Dr H Joko Supriyanto, SPd, MPd menyampaikan terima kasih atas bersinerga dan menitipkan amanah terbesar putra-putri orangtua kepada MTsN 1 Sukoharjo.
“Selama tiga tahun, kita bukan hanya mengajar dan belajar, tapi bersama-sama membangun fondasi: ilmu, karakter, dan adab Islami,” ujarnya.
Di era yang berubah cepat ini, ujarnya, pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan anak-anak adalah bukti bahwa ketika rumah, madrasah, dan masyarakat bergerak satu arah, maka lahirlah generasi yang siap menjawab jaman, sehingga kita akan menjumpai keadaan yang kita idamkan yaitu Baiti Jannati dan Madrosati Jannati dengan menerapkan Serasa Surga.
“Hari ini kami serahkan kembali putra-putri Bapak/Ibu orangtua melalui Komite Madrasah. Dengan dibekali bukan sekadar nilai rapor. Mereka telah kami tempa untuk terbiasa: berpikir kritis, berakhlak mulia, melek teknologi, dan teguh pada nilai-nilai keislaman. Tugas kita selanjutnya adalah menjaga dan melanjutkan kebiasaan baik ini di rumah,” jelasnya.
Joko berpesan kepada alumni untuk melangkah ke jenjang berikutnya dengan berani. “Pilihlah sekolah favorit yang mengasah potensi dan mimpi kalian. Dunia butuh anak-anak Sukoharjo yang cerdas, berkarakter, dan berani memimpin perubahan,” katanya.
Menurutnya berkat koordinasi, kolaborasi dan sinergitas pimpinan wilayah di Kecamatan, Desa Cangkol dan Komite yang luar biasa, MTsN 1 Sukoharjo tidak ingin berhenti di capaian hari ini. Kita sedang menatap Bonus Demografi 2045.
“Visi kami jelas: Menjadi Madrasah Unggul Berwawasan Global yang Berakar Kuat pada Nilai-Nilai Islam dan Melesat Jaya melalui 3 pilar transformasi,” tegasnya.
Yakni transformasi Struktur & Tata Kelola, membangun sistem manajemen digital dan profesional, agar madrasah lincah, transparan, dan siap beradaptasi dengan perubahan global.
Transformasi Infrastruktur Cerdas, menyiiapkan ruang belajar berbasis teknologi, laboratorium TIK, dan ekosistem digital learning. Supaya anak-anak kita tidak hanya konsumen teknologi, tapi menjadi penciptanya dan transformasi Guru & Pegawai Masa Depan.
“Kami investasikan pengembangan SDM guru dan pegawai yang bilingual, melek AI, berjiwa riset, namun tetap kuat spiritualitasnya. Guru yang menginspirasi, bukan hanya mengajar. Kami percaya, madrasah masa depan adalah madrasah yang menggabungkan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Madrasah yang melahirkan pemimpin, inovator, dan dai yang mendunia tanpa kehilangan identitasnya sebagai santri Indonesia,” tandasnya. (Triantotus/*)












Komentar