Portalika.com [BOYOLALI] – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandar Udara Adi Soemarmo mengadakan program pilah pilih sampah organik di SMAN 1 Ngemplak dan SMA Pradita Dirgantara dalam waktu berbeda sebagai bentuk kepedulian bandara terhadap lingkungan.
Melalui program pilah pilih sampah organik yang merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Program TJSL), Bandar Udara Adi Soemarmo menyalurkan bantuan berupa 1 set kandang maggot, 1 set kandang lalat, komposter putar beserta peralatan pendukung untuk pengelolaan sampah organik di sekolah.
Pada kesempatan yang sama, siswa dan siswi SMAN 1 Ngemplak dan SMA Pradita Dirgantara memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan dan penanganan sampah organik dengan menggunakan media maggot dan komposter.
Maggot merupakan larva yang akan menguraikan sampah organik, selain itu maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena memiliki protein tinggi dan kotorannya atau kasgot dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
Media pengelolaan sampah organik lainnya berupa komposter akan menghasilkan pupuk organik yang dapat menyuburkan tanah.

Erick Rofiq Nurdin, General Manager Bandar Udara Adi Soemarmo, Senin, 28 April 2025, menjelaskan saat ini masih banyak sampah organik yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan dibuang begitu saja sehingga banyak sampah organik yang menumpuk dan tidak terkelola dengan baik.
“Dengan program pilah pilih sampah organik ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagi generasi penerus bangsa, mengenai cara pengelolaan dan penanganan sampah organik yang baik dan ramah lingkungan. Diharapkan juga kegiatan ini menjadi contoh bagi sekolah lainnya dan dapat dilakukan secara continue/berkelanjutan, sehingga selain dapat mengelola sampah organik yang lebih besar sesuai kebutuhan, juga dapat menjadi bahan penelitian, observasi, serta karya ilmiah dan disebarluaskan agar semakin banyak sampah organik yang terselamatkan,” jelas Erick.
Erick menambahkan Program TJSL merupakan komitmen Bandar Udara Adi Soemarmo terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum dan tata kelola di daerah sekitar bandara. (Ariyanto/*)












Komentar