Cerita KKN Di Desa Senting. Cap Tangan Tanda Siswa Janji Meraih Cita-Cita

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ditugaskan di Desa Senting, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyalali, Jawa Tengah.

Pada, 2 Agustus 2023 mengadakan sosialisasi dengan tema pentingnya pendidikan, motivasi belajar guna meraih cita-cita dengan pemateri Chindi Dwi Ayu Prabowo Putri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisri, Solo.

banner 336x280

Dia mengatakan pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang diperlukan untuk menjalani kehidupan. Dengan pendidikan seseorang dapat mencapai cita-citanya dan merasa senang dengan ilmu yang dimilikinya.

Baca juga: Memanfaatkan Kaleng Bekas Untuk Membuat Celengan Upaya Melatih Anak Hidup Hemat

“Melalui pendidikan, manusia dilatih untuk menjadi pemikir dan dapat hidup bermasyarakat. Oleh karena itu, pendidikan yang tinggi sangat penting bagi anak-anak, tidak hanya sampai SMA, tetapi akan lebih baik lagi jika mereka melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, KKN Unisri memilih program yang menyosialisasikan pentingnya pendidikan dan cita-cita karena melihat kondisi yang ada di Desa Senting yaitu kurangnya motivasi anak untuk belajar dan kesadaran akan pentingnya melanjutkan ke perguruan tinggi. 

Sosialisasi ini memberikan wawasan bahwa pendidikan adalah kunci untuk meraih kesuksesan. Sosialisasi ini juga memberikan wawasan bagaimana manfaat pendidikan, seperti menambah pengetahuan, mengembangkan keterampilan, menambah pengalaman, dan cara meraih cita-cita.

Sosialisasi diikuti para peserta didik kelas IV MI Islamiyah Senting berjumlah 19 anak. Kegiatan sosialisasi diawali dengan materi selama 20 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi menuliskan cita-cita yang akan diraihnya dimasa depan yang akan ditempelkan pada pohon harapan berupa banner atau mmt yang telah disediakan.

Ada berbagai macam cita-cita yang dituliskan peserta didik, contohnya, ingin menjadi dokter, menjadi polisi, menjadi guru, dan bahkan ingin menjadi presiden.

Kemudian dilanjutkan dengan penempelan tulisan cita-cita ke banner yang telah dan memberikan cap tangan menggunakan cat air berwarna-warni dengan tujuan sebagai janji peserta didik untuk meraih cita-citanya dengan sungguh-sunguh.

Adanya sesi menuliskan cita-cita dan pengecapan tangan kelas IV, menurut Chindi, memiliki gambaran dan pandangan yang luas kedepan untuk dapat mencapai suatu cita-cita yang diharapkan. Seluruh peserta didik yang mengikuti sosialisasi ini berkeinginan untuk dapat melanjutkan sekolah dan mengejar mimpinya.

Adanya sosialisasi ini diharapkan dapat memotivasi para peserta didik agar memiliki semangat untuk melanjutkan Pendidikan dan meraih cita-cita yang diinginkan. (Heris)

Komentar