Portalika.com [SURAKARTA] – Perpustakaan Karangasem yang berlokasi di Taman Anak Cerdas Karangasem kini menjelma menjadi salah satu pusat literasi berbasis komunitas yang aktif dan berkembang di Kota Surakarta. Terletak di Gang Sawo 4 RT 01 RW 09, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, fasilitas publik ini menjadi ruang belajar bersama yang ramah anak, keluarga, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Taman Anak Cerdas Karangasem diresmikan pada 6 Oktober 2023 oleh Wakil Wali Kota Surakarta saat itu, Teguh Prakosa. Peresmian tersebut menjadi penanda komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam memperkuat budaya literasi sejak usia dini melalui penyediaan ruang publik yang edukatif dan humanis. Sejak awal berdirinya, taman ini dirancang bukan hanya sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran yang hidup dan berkelanjutan.

Berbagai sarana dan prasarana disiapkan untuk mendukung tujuan tersebut. Taman Anak Cerdas Karangasem dilengkapi dengan taman bermain edukatif, teater anak, area baca interaktif, serta fasilitas pendukung lain yang menunjang aktivitas belajar dan kreativitas anak-anak. Konsep ruang terbuka yang nyaman dipadukan dengan fasilitas modern menjadikan tempat ini cepat diterima oleh warga sekitar.
Salah satu daya tarik utama dari Taman Anak Cerdas Karangasem adalah keberadaan perpustakaan yang mulai beroperasi pada tahun 2024. Awalnya, perpustakaan ini hanya memiliki 135 buku hibah dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP). Namun, berkat dukungan berbagai pihak dan antusiasme masyarakat, koleksi buku terus bertambah secara signifikan.
Saat ini, jumlah koleksi buku di Perpustakaan Karangasem telah mencapai 1.141 eksemplar. Koleksi tersebut mencakup beragam genre dan kategori, mulai dari buku fiksi petualangan untuk anak-anak, buku nonfiksi pengetahuan umum, hingga buku pelajaran yang mendukung proses pembelajaran formal. Perpustakaan ini dirancang untuk melayani seluruh kelompok usia, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.
“Perpustakaan ini kami kembangkan agar bisa menjadi tempat belajar bersama yang nyaman dan menyenangkan, sekaligus mendekatkan buku dengan masyarakat,” ujar salah satu pengelola Perpustakaan Karangasem.
Dari sisi kenyamanan, perpustakaan ini menawarkan suasana yang tenang, sejuk, dan kondusif untuk membaca maupun belajar. Fasilitas pendingin ruangan (AC), akses wifi gratis berkecepatan tinggi, serta spot baca dengan desain unik menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Ruang baca juga dirancang fleksibel, sehingga dapat digunakan untuk membaca mandiri maupun kegiatan literasi keluarga.
Jam operasional perpustakaan pun disesuaikan dengan kebutuhan warga. Perpustakaan Karangasem buka setiap Rabu pukul 12.00–15.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00–14.00 WIB, memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk berkunjung di sela aktivitas harian.
Memasuki era digital, pengelola Taman Anak Cerdas Karangasem terus berinovasi. Pada 15 November 2025, diluncurkan aplikasi SIMBAKU (Sistem Informasi Manajemen Buku Perpustakaan Kelurahan Karangasem Kecamatan Laweyan Surakarta). Aplikasi ini menjadi terobosan penting dalam modernisasi layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi.
Melalui SIMBAKU, pengunjung dapat melakukan pencarian buku secara digital, mengakses katalog lengkap, membuat kartu keanggotaan, hingga menerima notifikasi ketersediaan buku. Inovasi ini memudahkan proses peminjaman dan pengelolaan koleksi, sekaligus mendorong literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Dengan SIMBAKU, kami ingin perpustakaan semakin relevan dengan perkembangan zaman dan lebih mudah diakses oleh warga,” kata pengelola.
Keberadaan Perpustakaan Karangasem di Taman Anak Cerdas Karangasem menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas mampu melahirkan ruang literasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Ke depan, perpustakaan ini diharapkan terus tumbuh sebagai pusat pembelajaran, kreativitas, dan penguatan budaya baca di Kota Surakarta.
Penulis: Arhesma Ceviria Ningtyas, Mahasiswa Manajemen, Universitas Slamet Riyadi (Unisri)
Editor: Yoedi












Komentar