Dari Seminar Literasi Finansial UMKM, Catat 4 Strategi Mengelola Keuangan

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 2 Staimas Wonogiri menyelenggarakan seminar literasi finansial bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Seminar mengusung tema Strategi Menabung dan Mengelola Keuangan untuk Usaha Berkelanjutan ini dilaksanakan, Minggu, 3 Agustus 2025 di Balaidesa Slogoretno.

banner 300x250

Menurut Sidiq, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KPM 6 Kelompok 2 Staimas Wonogiri dengan Pemerintah Desa Slogoretno. Seminar ini diinisiasi sebagai respons atas observasi bahwa masih banyak pelaku UMKM di Desa Slogoretno yang mengandalkan pembukuan secara manual, yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka.

“Melalui seminar ini, kami berharap para peserta dapat mengadopsi strategi menabung dan mengelola keuangan yang lebih modern dan berkelanjutan untuk usaha mereka.” ujar penanggung jawab program, Sidiq.

Kepala Desa Slogoretno, Yusuf Suparmanto SM menyambut baik inisiatif mahasiswa KPM ini. Acara inti diisi dengan pemaparan materi yang komprehensif dari narasumber, Makhda Intan Sanusi, SH, ME, Dosen Prodi Ekonomi Syariah Staimas Wonogiri.

Intan berbagai tips praktis dan strategi inovatif dalam menabung serta mengelola arus kas usaha agar lebih terorganisir dan efisien.

Dia sampaikan ada empat strategi mengelola keuangan UMKM, yakni:

  1. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha: Uang jualan jangan dipakai beli pulsa, bayar cicilan pribadi, atau belanja keperluan rumah.
  1. Catat Arus Kas: Gunakan buku catatan sederhana atau aplikasi (misalnya Buku Warung) untuk mencatat setiap transaksi, walaupun kecil. Ini berguna untuk mengevaluasi usaha.
  1. Buat Anggaran Bulanan: Misalnya: belanja bahan maksimal Rp 2 juta/bulan. Kalau lebih, evaluasi penyebabnya.
  1. Kendalikan Utang: Utang memang bisa membantu, tapi harus dihitung risikonya. Jangan berutang untuk hal konsumtif, dan jaga agar total cicilan tidak lebih dari 30% keuntungan.

Sidiq menilai para peserta antusias mengikuti seminar, yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Diskusi aktif tersebut mencerminkan tingginya minat pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas finansial usaha mereka.

“Kami sangat senang dengan antusiasme peserta. Semoga materi yang disampaikan Ibu Makhda Intan Sanusi dapat langsung diaplikasikan oleh para pelaku UMKM di sini dan membawa dampak positif bagi kemajuan usaha mereka,” tambah Sidiq

Kegiatan seminar literasi finansial ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memberdayakan pelaku UMKM di Desa Slogoretno, membantu mereka menghadapi tantangan ekonomi, dan menciptakan usaha yang lebih kokoh serta berkelanjutan di masa depan. (*)

Editor: Triantotus

Komentar