KKN Unisri Surakarta Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online & Pinjol Ilegal, Selamatkan Generasi Muda Desa Baturan

Mahasiswa Manajemen UNISRI, Yoga Mahendra, Edukasi Karang Taruna Colomadu tentang Dampak Negatif Praktik Ilegal di Dunia Digital

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Yoga Mahendra Arie Pratama, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, menggelar sosialisasi bertajuk “Waspada Judi Online dan Pinjol Ilegal: Selamatkan Masa Depan Pemuda” sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini menyasar Karang Taruna RW 08 guna meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman praktik ilegal di dunia digital.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. (Foto: Yoga/ Dok.)

Teknologi Digital: Manfaat vs Ancaman
Dalam paparannya, Yoga menjelaskan bahwa kemajuan teknologi digital membawa banyak manfaat, tetapi juga menyimpan risiko jika tidak digunakan secara bijak. Judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi dua fenomena yang kerap menjebak pemuda dengan iming-iming keuntungan instan. “Saya ingin mengajak teman-teman muda untuk lebih kritis dan tidak mudah tergiur tawaran yang merugikan,” tegas Yoga di hadapan peserta.

banner 300x250

Diskusi Interaktif Ungkap Dampak Sosial & Hukum
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas dampak sosial, hukum, dan finansial dari judi online dan pinjol ilegal. Peserta antusias berbagi pengalaman dan pertanyaan, menunjukkan kepedulian terhadap isu ini. Salah satu peserta, Rizki (19), mengaku kerap dapat tawaran pinjol ilegal via WhatsApp. “Sekarang saya lebih paham risikonya,” ujarnya.

Dukungan Penuh Perangkat Desa & Tokoh Masyarakat
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari perangkat Desa Baturan dan tokoh masyarakat setempat. Sukardi, Ketua RW 08, menyebut inisiatif mahasiswa KKN ini sebagai langkah nyata membangun kesadaran pemuda. “Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan agar generasi muda tidak terjerumus,” katanya.

Harapan untuk Masa Depan Pemuda yang Lebih Baik
Yoga berharap sosialisasi ini dapat membekali pemuda Desa Baturan dengan pengetahuan untuk menghindari praktik merugikan. “Generasi muda harus siap hadapi tantangan digital tanpa terperangkap hal-hal negatif,” pungkasnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemuda di Desa Baturan dapat lebih bijak memanfaatkan teknologi untuk masa depan yang lebih cerah.

Komentar