Mahasiswa Unisri Surakarta Hidupkan Perpustakaan Karanganyar dengan Strategi Visual Digital

Lewat Program Visual Visit Campaign, Mahasiswa Manajemen Terapkan Ilmu Digital Marketing untuk Layani Publik.

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Dunia layanan publik terus dituntut berinovasi, termasuk di sektor perpustakaan. Menjawab tantangan ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar mendapatkan sentuhan segar dari mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta. Melalui program magang yang inovatif bertajuk “Visual Visit Campaign”, para mahasiswa berhasil mengaplikasikan ilmu manajemen dan pemasaran digital untuk mempromosikan layanan perpustakaan dengan cara yang kreatif dan kekinian.

Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Dr. Marjam Desma Rahadhini, S.E., M.Si., yang melihat potensi besar dalam memadukan kreativitas mahasiswa dengan kebutuhan promosi instansi pemerintah di era digital. Tujuan utamanya adalah membangun citra perpustakaan bukan sekadar sebagai gudang buku, tetapi sebagai ruang edukasi yang aktif, modern, dan ramah bagi seluruh kalangan, khususnya generasi muda.

banner 300x250

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa magang merancang berbagai konten promosi dengan pendekatan visual yang profesional, informatif, namun mudah dicerna. Konten-konten tersebut dirancang khusus untuk platform Instagram Reels, yang dikenal efektif menjangkau audiens usia produktif dan muda.

“Kami membuat konten yang memperlihatkan suasana nyaman di perpustakaan, kemudahan layanan, koleksi buku menarik, serta kegiatan-kegiatan yang ada. Semua dikemas dalam video singkat yang eye-catching,” jelas Farryl Febian Aroran, Ketua Kelompok Magang, Senin 08/12/2025.

Strategi ini terbukti jitu. Beberapa pengunjung yang datang ke perpustakaan mengaku pertama kali mengetahui informasi layanan setelah konten Visual Visit Campaign muncul di feed FYP (For You Page) mereka di Instagram. “Respons ini sangat membanggakan. Itu menjadi bukti nyata bahwa strategi kami berhasil menyentuh target yang diharapkan,” tambah Farryl dengan semangat.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perpustakaan dalam hal peningkatan visibilitas dan kunjungan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka berhasil menerapkan teori-teori manajemen pemasaran, komunikasi, dan strategi digital yang dipelajari di bangku kuliah secara langsung dalam lingkungan kerja riil.

Dr. Marjam Desma Rahadhini menekankan bahwa program magang seperti ini adalah wujud nyata dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Ini adalah implementasi langsung dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberi solusi dan dampak positif bagi mitra,” ujarnya.

Bagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, kolaborasi ini membuka pintu untuk pola komunikasi yang lebih modern. “Kehadiran mahasiswa memberikan energi dan ide baru. Pendekatan digital yang mereka usung sangat membantu kami menjangkau masyarakat, terutama kaum milenial, untuk gemar datang ke perpustakaan,” tutur seorang perwakilan dinas.

Keberhasilan Visual Visit Campaign ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi (kampus), dunia kerja (instansi pemerintah), dan mahasiswa dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Program semacam ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan layanan publik lainnya.

Dengan konten yang terus dipublikasikan, diharapkan interaksi digital antara perpustakaan dan masyarakat akan semakin hidup. Program ini juga menanamkan optimisme bahwa perpustakaan daerah bisa bertransformasi menjadi community hub yang relevan dengan perkembangan zaman, berkat sentuhan kreativitas dan strategi digital dari generasi muda.

Penulis: Mahasiswa Magang kelompok 15
Editor: Tri Wahyudi

Komentar