Empat Program Pemberdayaan Masyarakat Kelompok KKN 32 Unisri Warnai Kegiatan Positif di Desa Padas

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Pemberdayaan masyarakat terus menjadi perhatian utama dalam pembangunan berbasis komunitas. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan empat program unggulan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat di Desa Padas yang baru saja selesai dilaksanakan dengan hasil yang menggembirakan.

Program-program tersebut melibatkan ibu rumah tangga, anak-anak usia dini, serta mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui inovasi dan pendekatan kreatif.

banner 300x250

Program pertama yang mendapat sambutan antusias adalah pelatihan pembuatan sabun cuci piring, yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi ibu-ibu Posyandu dan PKK Desa Padas.

Salah satu anggota tim KKN Unisri Surakarta, Devina menjelaskan dengan bahan yang mudah diperoleh dan proses pembuatan yang sederhana, para peserta diajarkan cara memproduksi sabun cuci piring yang higienis, ekonomis, dan layak jual. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi cikal bakal usaha mikro rumahan.

Selanjutnya, inovasi pemanfaatan lahan sempit melalui pertanian vertikal hidroponik kangkung menjadi daya tarik tersendiri. Program ini mengajarkan masyarakat cara bercocok tanam dengan sistem hidroponik yang ramah lingkungan dan efisien.

Portalika.com/Ist

Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, program ini juga menginspirasi gaya hidup sehat dan mandiri dalam bertani di rumah sendiri.

Tumbuhkan Kreativitas Anak Sejak Dini

Tidak hanya untuk orang dewasa, kegiatan untuk anak usia dini pun tak luput dari perhatian. Melalui lomba mewarnai untuk anak TK Pertiwi dan KB Pelita Hati, anak-anak diberi ruang untuk mengekspresikan diri, mengasah motorik halus, dan mengembangkan imajinasi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar orang tua dan guru, serta membangun suasana belajar yang menyenangkan.

Guna mendukung program kesehatan ibu dan anak, telah dilakukan pembuatan dan pemasangan spanduk MMT bertema Ayo ke Posyandu di sejumlah titik strategis. Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin di Posyandu.

Kehadiran media visual ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama balita dan ibu hamil.

Empat program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan melalui pendekatan sederhana namun berdampak nyata. Kolaborasi antara warga, kader, dan penyelenggara menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi lokal, Desa Padas membuktikan bahwa perubahan positif bisa dimulai dari hal kecil yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. (*)

Editor: Suryono

Komentar