Ingin Tahu Proses Olah Rumput Laut, Tim Cornelli LIDM DKV ISI Surakarta Observasi Ke Yogyakarta

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] РTim Cornelli Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Solo lolos 20 besar Lomba Inovasi Digital Media (LIDM) Kemendikbudristek 2023. Anggota tim melakukan observasi terkait ketahanan pangan rumput laut ke produsen dan pengolahan rumput laut ke Yogyakarta.

Observasi sebagai salah satu persiapan menuju babak final kompetisi LIDM ini. Menurut dosen pendamping Tim Cornelli, Basnendar Herry Prilosadoso, SSn, MDs, ISI Surakarta mengirimkan lima tim namun lolos satu.

banner 300x250

Basnendar bercerita empat mahasiswa yang tergabung dalam tim Cornelli antusias mendengarkan penjelasan sekaligus mempraktekkan proses pengolahan rumput laut dengan arahan langsung dari pemilik perusahaan Seaweed Tau Iki Ora, Yogyakarta.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Komunikotavisual Ajak Puluhan Mahasiswa DKV ISI Surakarta Pamerkan Doodle Art

Kegiatan untuk mendapatkan data dengan melakukan observasi dan wawancara yang akurat dari sumber utama mengenai produk ketahanan pangan berupa rumput laut dibuat, serta mendapatkan informasi mengenai proses pembuatan produk hingga bentuk pemanfaatan rumput laut sebagai penyeimbang ketahanan pangan Indonesia.

Portalika.com/Ist

Tim Cornelli terdiri dari Cornelius Bryan Indriantara selaku Ketua Tim, dengan anggota yakni Achmad Dian Alamsyah, Exa Syafina Jullyan Risqita, dan Ellenda Wafia Yasmin mengunjungi perusahaan Seaweed Tau Iki Ora di Wirakarya Sapen Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta.

Basnendar menyatakan kegiatan ini sebagai wujud komitmen dalam menyusun karya ilmiah berupa poster agar lebih mendukung tema yang diangkat di babak final nantinya.

“Wawancara langsung dengan Yuwono selaku owner perusahaan akan lebih mendapatkan data seputar produksi rumput laut dan ketahanan pangan. Dimana hasil observasi ini dalam penyusunan luaran video proses penelitian, pengkajian dan pembuatan poster LIDM Tingkat Nasional 2023 saat mengikuti babak final nanti,” katanya.

Ketua tim Cornelius Bryan Indriantara, menjelaskan dengan observasi dan wawancara langsung di lapangan diharapkan informasi dan data terkait ketahanan pangan khususnya produk rumput laut lebih akurat dan lengkap dalam menyusun luaran berupa video presentasi. (Triantotus)

Komentar