Inovasi Pudding Daun Kelor: Solusi Gizi untuk Atasi Stunting Balita di Desa Gemawang

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] – Dalam upaya menanggulangi masalah stunting yang masih tinggi di Desa Gemawang, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan (FATIPA) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wahyu Aldhi Pramudita, meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pudding daun kelor. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Agustus 2024, di Balai Desa Gemawang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Riska Fii Ahsani, SE., M. Sc.

BACA JUGA  Ini Dia Sosok Elfreda Yodha, Duta GenRe Putra Kabupaten Wonogiri Tahun 2023, Bagikan 57 Paket Pada Keluarga Terdampak Stunting 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat daun kelor sebagai sumber gizi dan solusi untuk balita stunting. Dalam acara tersebut, Wahyu menunjukkan cara pembuatan pudding daun kelor secara langsung, serta memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu TPPKK dan kader kesehatan di desa tersebut.

banner 300x250

“Pudding daun kelor ini tidak hanya kaya akan nutrisi, tetapi juga mudah dibuat dan lezat. Kami berharap ini dapat menarik perhatian ibu-ibu untuk menerapkannya sebagai PMT bagi anak-anak mereka,” ungkap Wahyu.

BACA JUGA  Menggali Pengalaman Berharga di PTPN Radio 99.60 FM Solo: Sebuah Langkah Awal untuk Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Kegiatan ini berhasil menarik minat peserta, memperlihatkan kreativitas dalam memanfaatkan tanaman kelor yang banyak tumbuh di sekitar desa. Melalui inovasi ini, diharapkan tingkat stunting di Desa Gemawang dapat menurun dan generasi masa depan menjadi lebih sehat dan berkualitas.(*)

Komentar