Jalan Raya Bukan Tempat Gaya-Gayaan, Tapi Tempat Menyelamatkan Nyawa

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Kasat Lantas Polres Sukoharjo, Iptu Doohan Octa P menegaskan pentingnya kesadaran tertib berlalu lintas bagi generasi muda, terutama pelajar.

Ia mengungkapkan, berdasar hasil analisis dan evaluasi (Anev) kecelakaan lalu lintas pada Januari hingga April 2025, mayoritas korban kecelakaan berasal dari usia produktif, yaitu rentang usia 15–30 tahun.

banner 300x250

“Ini adalah usia adik-adik [murid] semua. Maka kami hadir untuk memberikan pemahaman dan edukasi bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Jalan bukan tempat gaya-gayaan, tapi tempat untuk menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan siswa SMK Negeri 2 Sukoharjo di kegiatan Kampanye dan Edukasi Tertib Lalu Lintas serta Coaching Clinic Uji Praktek SIM, kemarin.

Doohan juga memaparkan faktor penyebab kecelakaan, dampaknya serta jenis-jenis pelanggaran yang bisa berujung pada fatalitas atau kematian. Dalam sesi interaktif, Satlantas Polres Sukoharjo memberikan helm gratis kepada murid yang berhasil menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas.

Sebagai tambahan wawasan, kegiatan juga diisi dengan coaching clinic uji praktek SIM. Para siswa diberi pemahaman dan simulasi tata cara uji praktek saat akan membuat SIM.

“Kami berharap, dengan adanya kampanye dan edukasi ini, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar dapat ditekan. Ini bagian dari upaya kami dalam menyelamatkan generasi muda dari risiko kecelakaan di jalan raya,” tandas Iptu Doohan.

Kegiatan ini mendapat sambutan para siswa dan guru SMK Negeri 2 Sukoharjo serta diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk pelajar yang tertib dan sadar hukum dalam berlalu lintas. (Triantotus)

Komentar