Ketum Ganisri Ajak 26.000 Alumni Pulang Ke Almamater Untuk Kembangkan Universitas

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Ketua Umum (Ketum) Keluarga Alumni Universitas Slamet Riyadi (Ganisri) Solo, Jateng, Purwono, SH, MH mengklaim lembaganya mempunyai misi strategis. Ganisri dinilai efektif untuk mengkonsolidasikan para alumni Unisri yang berjumlah sekitar 26.000 orang, tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Saya mengajak para alumni pulang ke rumah almamater untuk memberi kontribusi yang positif bagi pengembangan kampus kita. Kampus ini telah membesarkan kita,” ujar dia seusai dikukuhkan segagai Ketum Ganisri di Kampus II Unisri, Jumat, 13 Februari 2026 sore.

banner 300x250

Pada Jumat sore itu Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo mengukuhkan atau melantik sejumlah pengurus Ganisri periode 2025-2030 di lantai tujuh gedung baru Kampus II Unisri, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jateng. Mereka yang dikukuhkan antara lain, Purwono sebagai Ketua Umum; Bandung Joko Suryono sebagai Sekretaris dan Sri Wahyuni sebagai Bendnahara.

Purwono berharap dengan wadah Ganisri ini para alumni Unisri bisa bangkit untuk memulai bekerja demi kepentingan universitas. Ke depan pihaknya harus bersinergi, berkontribusi, berkolaborasi lebih intens lagi.

Dia meminta para pengurus Ganisri yang sudah dilantik mempunyai loyalitas tinggi kepada almamater dan siap menjaga komitmen dengan baik. Di sisi lain dia menyadari dari sekian almamater tidak semuanya peduli terhadap alamamater. Untuk itu dia mengajak kepada mereka yang belum membrerikan kontribusi positif untuk ikut mengembangkan almamater.

Mantan anggota DPRD Kota Solo dari Fraksi PDIP ini juga berharap para alumni yang sudah sepakat, bersedia melepaskan ego fakultas untuk bersatu memberikan yang terbaik kepada Unisri.

Menyinggung keberadaan gedung baru Unisri ini diharapkan bisa memberi spirit kepada universitas maupun alumni. “Semoga kampus baru ini bisa sebagai daya tarik marketing, sehingga masyarakat tertarik masuk ke Unisri. Kita sebagai alumni tentu mendukung agar Unisri tetap eksis dan lebih maju,” tegas dia.

Namun dia mengakui menarik masyarakat untuk masuk ke Unisri bukan pekerjaan mudah. Karena saingan di dunia pendidikan dinilai semakin ketat.

Untuk itu harus ada inovasi di berbagai bidang. Di sini, papar Purwono, peran Ganesi di tuntut sebagai pengabdian, bukan yang lain.

Potensi Besar Ganisri
Sementara itu Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo mengaku bangga dengan adanya pelantikan pengurus Ganisri masa bakti 2025-2030. Ganisri dinilai mempunyai nilai strategis dalam pengembangan Unisri.

“Mereka di luar tapi tetap memberi masukan dan mensuport Unisri, bahkan sebagai tangan panjang Unisri untuk menyempaikan prestasi-prestasi. Kami berharap pengurus Ganisri masa bakti ini bisa menjalankan tugas dan perannya sebagai pengurus yang betul-betul pengurus,” papar dia.

Pernyataan Sutoyo dilontarkan sebab kadang pengurus yang hanya labelnya, tapi dalam implementasi program kerja kurang tepat. Diharapkan dengan kepemipinan Purwono yang dianggap mempunyai pengalaman berorganisasi bisa membawa Ganisri lebih maju.

Bagi Sutoyo Ganisri yang maju adalah yang bisa memberi kontribusi positif ke lembaga ini. Dia menjelaskan Pengurus Pusat Ganisri berjumlah sekitar 35 orang, mereka rata-rata berada di Solo Raya.

Sedangkan jumlah alumni Unisri sekitar 26.000 orang. Ini diaggap sebagai potensi besar yang harus dimanfaatkan Unisri secara maksimal. (Iskandar)

Komentar