Kreatif! Mahasiswi KKN Unisri Ajak Siswa SD Olah Sampah Plastik Jadi Kerajinan Cantik

Lewat Program Pelatihan Kerajinan Daur Ulang, Mahasiswi Unisri Tanamkan Kesadaran Lingkungan pada Anak-anak SD Keprabon.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Permasalahan sampah plastik yang kian masif menjadi isu serius di berbagai lingkungan, termasuk di tingkat sekolah. Menyadari hal ini, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Mufia Ayu Koryana, berinisiatif melaksanakan program edukatif dan kreatif. Pada 26 Juli 2025, Mufia menggelar “Pelatihan Kerajinan Tempat Pensil dari Botol Bekas dan Sedotan” di SD Negeri 1 Keprabon, Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Mufia mengajak anak-anak memahami bahwa sampah plastik, seperti botol bekas dan sedotan yang sering dianggap tidak berguna, ternyata bisa diubah menjadi barang yang bernilai guna. Ini sekaligus mengajarkan mereka tentang pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas.

banner 300x250
Mahasiswi KKN Unisri, Mufia Ayu Koryana, melatih siswa-siswi SD Negeri 1 Keprabon  membuat kerajinan daur ulang. (Dok.)

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini sangat interaktif. Mufia memulainya dengan pemaparan materi tentang jenis-jenis sampah dan manfaat daur ulang. Selanjutnya, ia mendemonstrasikan cara membuat tempat pensil melalui video dan contoh langsung. Puncaknya, para siswa diajak untuk praktik langsung membuat kerajinan secara mandiri, didampingi secara personal oleh Mufia untuk memastikan setiap anak dapat menguasai keterampilan tersebut.

Siswa-siswi SD Negeri 1 Keprabon antusias mengasah kreativitas dan keterampilan tangan dalam mengolah sampah plastik. (Dok.)

Respons dari siswa dan guru sangat positif. Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pelatihan. Mereka dengan semangat menggunting, menempel, dan menghias botol bekas menjadi tempat pensil yang menarik. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini, menilai bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan untuk melatih kreativitas dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui pelatihan ini, Mufia berharap SD Negeri 1 Keprabon dapat menjadi generasi yang lebih peduli lingkungan. Program ini tidak hanya melatih keterampilan tangan siswa, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka melalui karya yang dibuat. Dengan cara sederhana ini, kesadaran akan pentingnya mengelola sampah dapat ditanamkan sejak dini, sehingga ke depan akan lahir masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Penulis: Mufia Ayu Koryana, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta

Komentar