Mahasiswa KKN 41 Angkat Kisah Desa Gumul Lewat Dokumenter

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Salah satu mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 41 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta yang ditempatkan di Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko, Klaten, menghadirkan karya dokumenter berjudul Cerita Gumul.

Dokumenter ini menjadi program kerja individu yang berfokus pada kehidupan sehari-hari warga, potensi desa, serta harapan masyarakat terhadap masa depan Desa Gumul.

banner 300x250

Program dokumenter ini dilaksanakan selama 40 hari penuh, sejak hari pertama KKN hingga penutupan. Proses penggarapannya dilakukan dengan konsep sederhana, yaitu merekam aktivitas warga, melakukan wawancara dengan perangkat desa, hingga menangkap suasana khas pedesaan yang penuh kehangatan.

“Tujuan dari dokumenter ini adalah untuk memperkenalkan Desa Gumul lebih dekat, tidak hanya bagi masyarakat luar tetapi juga bagi warga sendiri agar semakin bangga dengan desa mereka,” ungkap Najwa, mahasiswa KKN 41 selaku penggarap documenter, 25 Agustus 2025.

Kepala Desa Gumul memberikan pandangannya. Menurutnya, KKN ini membawa warna baru bagi desa, terutama karena dokumenter tersebut bisa menjadi media promosi sekaligus dokumentasi berharga bagi warga. Ia juga menyampaikan harapan agar Desa Gumul terus berkembang tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Sebagai bentuk penutupan KKN sekaligus apresiasi karya, dokumenter dan aftermovie ditayangkan dalam acara nonton bersama pada malam tanggal 25 Agustus 2025 di balai desa. Acara ini menjadi momen kebersamaan terakhir sekaligus penampilan hasil karya individu yang telah disiapkan selama kegiatan berlangsung.

Tidak berhenti sampai di situ, karya dokumenter ini juga diunggah ke platform YouTube agar bisa dinikmati lebih luas. Publik dapat menyaksikan dokumenter “Cerita Gumul” secara lengkap melalui kanal resmi KKN 41 Desa Gumul di link berikut: https://youtu.be/gHnvitGRvmU?si=dWJoduAcumnvGwXN.

Melalui platform digital, dokumenter ini diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan berharga sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai serta memajukan desa mereka. (*)

Editor: Suryono

Komentar