Mahasiswa KKN Unisri Solo Sosialisasikan Financial Literacy Dan Locus of Control Pada Siswa SDN 1 Kembang

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kesadaran finansial dan kemampuan mengendalikan diri (locus of control) merupakan dua aspek penting yang sebaiknya diajarkan sejak dini. Dalam upaya menanamkan kedua hal tersebut kepada anak-anak usia sekolah dasar, seorang mahasiswa KKN dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Surakarta telah melaksanakan program kerja individu bertajuk sosialisasi literasi keuangan dan Locus of Control di SDN 1 Kembang.

Dyah Ayu Ratri Pramesti, mahasiswa S1-Akuntansi yang memaparkan program kerja sosialisasi pada anak usia di SDN 1 Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Juli 2024 dan diikuti pelajar kelas IV, V dan VI SDN 1 Kembang.

banner 300x250

Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar tentang literasi keuangan serta membantu anak-anak mengembangkan locus of control, yakni kemampuan untuk mengendalikan diri dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam hal keuangan.

Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Solo Kenalkan Batik Ecoprint Kepada Peserta Didik SDN 2 Jatipurno

Narasumber yang merupakan mahasiswa program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Unisri menyampaikan literasi keuangan merupakan pengetahuan dasar tentang pengelolaan uang yang meliputi menabung, membelanjakan uang dengan bijak dan memahami nilai uang.

“Anak-anak perlu diajarkan tentang bagaimana mengelola keuangan mereka agar tidak hanya menghabiskan uang untuk hal-hal yang bersifat konsumtif, tetapi juga menabung untuk masa depan,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya locus of control pada anak-anak. Locus of control adalah keyakinan individu mengenai sejauh mana mereka memiliki kontrol atas kejadian yang mempengaruhi kehidupan mereka.

Portalika.com/Ist

“Dengan membangun locus of control yang kuat, anak-anak akan belajar untuk bertanggung jawab atas keputusan mereka, termasuk dalam hal keuangan,” tambahnya.

Kegiatan ini dikemas dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Narasumber menggunakan berbagai metode seperti cerita, permainan edukatif, dan diskusi untuk menyampaikan materi.

Misalnya, melalui permainan sederhana, siswa diajak untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta bagaimana cara membuat keputusan yang bijak terkait pengeluaran.

Portalika.com/Ist

Seorang siswa, Maulana, mengungkapkan ia merasa senang bisa belajar dengan cara yang menyenangkan. “Ternyata uang itu nggak cuma buat jajan, tapi juga buat ditabung dan dipikirin dulu sebelum dipakai,” ujarnya.

Respon positif dari siswa-siswi SDN 1 Kembang menunjukkan bahwa kegiatan ini telah berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang literasi keuangan, tetapi juga mulai memahami pentingnya memiliki kontrol atas keputusan-keputusan yang mereka buat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dalam hal keuangan serta memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri dan membuat keputusan yang bijak.

Mahasiswa KKN berharap program seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi generasi muda. (Heris)

Komentar