Mahasiswa Unisri Alih Teknologi Ke Warga Sangkrah, Mengolah Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Unisri, Solo kelompok 86 melaksanakan pelatihan pengolahan limbah minyak goreng atau yang sering disebut dengan minyak jelantah menjadi produk lilin aroma terapi.

Pelatihan dilakukan di lingkungan RW 02 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta pada Rabu, 14 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti para anggota karang taruna di RW 02.

banner 300x250

Pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin ini merupakan salah satu program kerja yang memberikan pelatihan bagaimana cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti lilin aroma terapi.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unisri Solo Sosialisasikan Financial Literacy Dan Locus of Control Pada Siswa SDN 1 Kembang

Pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai lilin aroma terapi dapat digunakan untuk menekan pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga. Lilin dapat digunakan sebagai sumber penerangan, dekorasi ruangan dan media aroma terapi.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja individu yang dilaksanakan Seto Agung Nugroho, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Unisri Surakarta dan peserta KKN tahun akademik 2023/2024 yang didampingi dosen pembimbing lapangan (DPL), Dr Ir Priyono, SH, SE, MM.

Program kerja ini merupakan kolaborasi dengan rekan satu jurusan. Pelaksanaan program kerja ini diawali dengan pemaparan materi mengenai bahaya minyak jelantah jika dikonsumsi dan dampak minyak jelantah jika dibuang sembarangan ke lingkungan.

Pemaparan materi tersebut disampaikan oleh rekan lainnya yang satu jurusan. Kemudian dilanjutkan kegiatan pelatihan pembuatan lilin aroma terapi menggunakan bahan dasar minyak jelantah.

Pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi ini langsung dipraktikkan oleh para peserta pelatihan. Para peserta dijelaskan sambil mempraktikkan secara langsung dengan alat-alat dan bahan yang sudah disiapkan.

Peserta dipandu setiap langkah proses pengolahannya hingga akhirnya menjadi produk lilin aroma terapi. Dari pelatihan ini diharapkan para peserta dapat memahami dan melakukan pembuatan lilin dengan baik.

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi bahan dasar pembuatan lilin aroma terapi merupakan salah satu inovasi yang mudah dilakukan. Bahan-bahan yang digunakan sangat mudah untuk dijangkau dan harganya murah. Selain itu, lilin aroma terapi juga memiliki nilai ekonomis yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai alternatif tambahan penghasilan masyarakat. (Heris)

Komentar